Jakarta – Legenda sepak bola Brasil dan Real Madrid, Roberto Carlos, memberikan kabar melegakan setelah menjalani operasi jantung. Kondisinya kini stabil dan dalam pemantauan dokter.
Kabar ini sekaligus menepis kekhawatiran yang beredar terkait tindakan medis yang dijalaninya di Brasil.
Mantan bek kiri berusia 52 tahun itu menjalani operasi saat berlibur di Sao Paulo. Awalnya, ia hanya melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
Namun, hasil pemeriksaan menemukan adanya pembekuan darah di kaki. Pemeriksaan lanjutan juga mengindikasikan adanya aritmia, atau gangguan irama detak jantung.
Tes lebih mendalam menunjukkan fungsi jantung Roberto Carlos tidak bekerja optimal, sehingga operasi jantung menjadi solusi terbaik.
Prosedur operasi yang diperkirakan hanya 40 menit, ternyata berlangsung hingga tiga jam.
Komplikasi saat pemasangan kateter untuk menstabilkan detak jantung menjadi penyebabnya. Meski demikian, operasi berjalan sukses dan kondisinya stabil.
Melalui akun Instagram pribadinya, Roberto Carlos menyampaikan klarifikasi.
“Saya ingin mengklarifikasi informasi yang beredar,” tulisnya. “Saya baru saja menjalani prosedur medis preventif yang telah direncanakan. Prosedur berjalan lancar, dan saya dalam keadaan baik. Saya tidak mengalami serangan jantung.”
Ia juga berterima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan.
“Saya pulih dengan baik dan menantikan untuk kembali ke kondisi fisik penuh serta melanjutkan komitmen profesional dan pribadi saya secepatnya,” lanjutnya.
Roberto Carlos dikenal sebagai salah satu bek kiri terbaik dunia.
Ia menikmati masa keemasan bersama Real Madrid (1996-2007), dengan mencatatkan 527 penampilan dan 69 gol, serta meraih 13 trofi bergengsi, termasuk empat gelar Liga Spanyol dan tiga titel Liga Champions.
Bersama timnas Brasil, ia merupakan bagian dari generasi emas peraih Piala Dunia 2002, serta menjuarai Copa America 1997 dan 1999.

