Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak tertekan pada perdagangan Jumat (2/10). Sejumlah analis melihat peluang pelemahan berlanjut, sembari menempatkan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), hingga PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) sebagai saham yang layak dicermati.
Tim riset BRI Danareksa Sekuritas menilai koreksi IHSG belum selesai. Secara teknikal, indeks masih rentan setelah menembus support Fibonacci di 6.019 dan menutup perdagangan dekat area psikologis 6.000.
“MACD masih menunjukkan bearish momentum, sehingga indeks berpotensi konsolidasi di area 6.000-6.200,” tulis tim riset BRI Danareksa Sekuritas, dikutip Jumat (2/10).
Dalam pandangan mereka, support berikutnya berada di 5.854, sedangkan resistance terdekat ada pada 6.185-6.240. Penembusan kembali level 6.185 dipandang sebagai sinyal awal untuk membuka peluang technical rebound.
Di pasar saham, support dipahami sebagai area yang kerap menahan penurunan harga karena muncul minat beli. Sebaliknya, resistance adalah area yang membatasi kenaikan karena tekanan jual biasanya menguat di level tersebut.
BRI Danareksa juga menyoroti pergeseran perhatian pelaku pasar ke agenda global, khususnya rilis data tenaga kerja Amerika Serikat yang dinilai penting untuk membaca arah kebijakan The Fed.
Dari sisi domestik, data perdagangan Agustus mencatat surplus sebesar US$3,55 miliar. Sementara itu, inflasi September berada di level 3,28 persen secara tahunan, yang menunjukkan ekspor masih kuat tetapi tekanan harga di dalam negeri mulai meningkat.
Pasar turut menimbang dampak perombakan kabinet serta penerapan short selling terhadap sentimen dan aktivitas transaksi.
Dalam rekomendasinya, BRI Danareksa mencantumkan ENRG, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), dan VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).
Pandangan serupa datang dari analis BinaArtha Sekuritas, Ivan Rosanova. Ia menyebut IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan menuju 5.850 setelah penutupan perdagangan Kamis berada di bawah 6.015.
Menurut Ivan, tekanan negatif itu bisa bertahan hingga pekan depan apabila penutupan mingguan benar-benar terkonfirmasi di bawah level tersebut.
Ia menempatkan support IHSG di 5.850, 5.607, dan 5.314. Adapun resistance berada di 6.247, 6.423, 6.552, dan 6.712. MACD, kata dia, juga masih menunjukkan momentum bearish.
Ivan merekomendasikan saham ICBP, MBMA, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), hingga PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).


