IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi 4 Saham dari MNC Sekuritas

Jakarta – Pelaku pasar modal di Indonesia kini tengah menanti pembalikan arah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (19/6), menyusul pelemahan yang terjadi pada sesi sebelumnya. Setelah ditutup terkoreksi sebesar 0,78 persen ke level 6.172 pada Kamis (18/6), indeks diprediksi memiliki ruang untuk kembali ke zona hijau dalam waktu dekat.

Analis dari MNC Sekuritas menyatakan bahwa secara teknikal, IHSG saat ini sedang membentuk pola wave [iv] dari wave 3. Proyeksi ini memberikan optimisme bagi investor, dengan potensi indeks untuk kembali menguji level resistance di kisaran 6.476 hingga 6.577. Meski demikian, para pelaku pasar tetap diimbau untuk tidak lengah terhadap risiko volatilitas jangka pendek.

“Kami mencermati bahwa IHSG masih memiliki kemungkinan untuk bergerak turun terlebih dahulu menuju area 6.051 hingga 6.113 sebelum akhirnya melanjutkan tren penguatan yang lebih konsisten,” tulis laporan riset MNC Sekuritas tersebut.

Dalam pemetaan teknikal yang dilakukan, level support IHSG kini berada pada angka 5.784 dan 5.594. Di sisi lain, level resistance yang perlu ditembus oleh indeks dalam jangka pendek berada di level 6.286 dan 6.459. Dinamika ini menunjukkan bahwa sentimen pasar masih sangat bergantung pada kepatuhan indeks terhadap level-level harga krusial tersebut.

Sejalan dengan proyeksi pergerakan indeks, sejumlah saham emiten besar menjadi sorotan utama untuk strategi perdagangan hari ini. PT Astra International Tbk (ASII) menjadi salah satu saham yang direkomendasikan dengan strategi buy on weakness. Meski saham ASII sempat terkoreksi 0,63 persen ke level 4.770 akibat tekanan jual, analis melihat potensi rebound pada area 4.590 hingga 4.740, dengan target harga mencapai 5.025 hingga 5.225. Investor disarankan untuk memasang batas stop loss di bawah level 4.530.

Akuisisi Perusahaan Australia, Saham Bumi Resources Melejit 6,67%

Selain ASII, emiten PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) juga menunjukkan pergerakan yang menarik. Saham ICBP yang ditutup stagnan di level 6.625 dinilai masih memiliki momentum kuat karena mampu bertahan di atas garis Moving Average 20 (MA20). MNC Sekuritas merekomendasikan trading buy pada rentang harga 6.525 hingga 6.600, dengan target harga optimistis di level 6.825 hingga 6.950 serta stop loss di bawah 6.500.

Selanjutnya, saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) turut masuk dalam daftar pantauan setelah mencatatkan penguatan 0,78 persen ke level 1.940. Dominasi volume pembelian menjadi indikator kuat bagi JPFA untuk melanjutkan fase awal wave 4 dari wave (C). Strategi buy on weakness disarankan pada area 1.870 hingga 1.930 dengan target harga di level 2.100 hingga 2.210.

Terakhir, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menjadi saham dengan performa paling menonjol di antara daftar rekomendasi, setelah melesat 5,45 persen ke angka 6.775. Meskipun pergerakannya masih berada di bawah MA20, tingginya volume pembelian mengindikasikan adanya minat akumulasi investor yang signifikan. Saham ini direkomendasikan untuk buy on weakness di area 4.840 hingga 5.950 dengan target harga ambisius hingga 9.025.

Komentar
Saham MEDS Melesat ARA, Simak Profil dan Kinerja Terkininya

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

04

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

05

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

06

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

07

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

08

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

Berita Terbaru