Sidoarjo – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban ambruknya Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, menambah total korban yang teridentifikasi menjadi 51 orang. Perkembangan ini terjadi seiring dengan dinaikkannya status kasus insiden tragis tersebut ke tahap penyidikan oleh Polda Jatim.
Identifikasi terbaru diumumkan pada Sabtu malam, 11 Oktober 2025, melibatkan satu kantong jenazah dengan nomor Post Mortem RSB B-059. Jenazah tersebut dipastikan sebagai Muhammad Ridwan Sahari, seorang remaja berusia 14 tahun asal Bendul Merisi Jaya Timur, Wonocolo, Kota Surabaya, berdasarkan kesesuaian DNA dan rekam medis gigi.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Mohammad Khusnan Marzuki, menyatakan bahwa dengan identifikasi Ridwan, kini 51 korban telah berhasil dikenali dari total 67 kantong jenazah yang diterima tim DVI Polda Jatim.
Bersamaan dengan perkembangan identifikasi korban, Polda Jawa Timur juga telah memutuskan untuk menaikkan status hukum kasus robohnya Ponpes Al Khoziny ke tahap penyidikan. Proses hukum pada tahap ini akan segera dimulai.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Jules Abraham Abast, mengatakan bahwa pemeriksaan saksi untuk tahap penyidikan akan segera dilaksanakan, dengan jadwal terdekat pada pekan depan. Polisi akan memanggil beberapa pihak yang dinilai memiliki keterkaitan dengan peristiwa robohnya pondok pesantren tersebut.
Abast menjelaskan pada Sabtu, 11 Oktober 2025, bahwa dari 17 saksi yang sempat dimintai klarifikasi di tahap penyelidikan, tidak semuanya akan kembali diperiksa pada tahap penyidikan. Pemanggilan ulang akan dilakukan hanya bila keterangan mereka dinilai relevan dalam membuktikan unsur pidana dalam kasus ini.
Peristiwa ambruknya Masjid Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, terjadi pada Senin, 29 September 2025, pukul 15.00 WIB. Saat kejadian, para santri sedang melaksanakan salat Asar berjamaah di lantai dua bangunan empat lantai tersebut.


