Berita

DPP PIKI Perkuat Konsolidasi Nasional dan Arah Strategis Melalui Pra Kongres VII

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia menggelar Pra Kongres VII PIKI Tahun 2026 sebagai langkah konsolidasi nasional dalam merumuskan arah strategis organisasi di tengah perubahan lanskap global dan nasional yang kian dinamis. Forum ini diikuti oleh jajaran Dewan Pimpinan Daerah dan Dewan Pimpinan Cabang dari seluruh Indonesia, dengan fokus utama pada pembaruan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sebagai instrumen penguatan tata kelola organisasi berbasis nilai dan intelektualitas.

Diselenggarakan secara hybrid pada Sabtu, 28 Maret 2026, dari Jakarta, forum ini tidak hanya menjadi ruang evaluasi internal, tetapi juga panggung artikulasi gagasan mengenai peran strategis kelompok inteligensia dalam merespons tantangan kebangsaan, termasuk dinamika geopolitik global yang berdampak langsung pada Indonesia.

Ketua Umum PIKI Badikenita Sitepu, dalam sambutan yang disampaikan secara daring dari Seoul, Korea Selatan, menegaskan bahwa Kongres VII PIKI akan tetap berlangsung. Ia mengajak seluruh kader untuk tidak saja hadir tapi turut menjadikan momentum kongres sebagai titik balik konsolidasi gagasan dan penguatan peran organisasi.

Lebih lanjut, Ketua Umum mengungkapkan rencana organisasi untuk melakukan audiensi dengan Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kontribusi pemikiran PIKI dalam proses perumusan kebijakan nasional. Ia juga menekankan pentingnya membuka ruang diskursus yang lebih luas dalam Pra Kongres, termasuk membedah implikasi perkembangan geopolitik global terhadap posisi Indonesia. Selain itu, optimalisasi platform digital organisasi dipandang krusial untuk memperluas jangkauan gagasan dan memperkuat kehadiran PIKI di ruang publik.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PIKI Audy Wuisang menyampaikan bahwa revisi AD/ART merupakan agenda mendesak yang telah bergulir sejak Kongres Luar Biasa 2017. Menurutnya, pembaruan ini tidak semata bersifat administratif, tetapi menyangkut penegasan identitas dan arah organisasi ke depan. “PIKI perlu menata kembali fondasi organisasinya agar tidak terjebak dalam pola organisasi kemasyarakatan semata, melainkan konsisten sebagai rumah besar kaum inteligensia,” tegasnya.

Polda Metro Jaya Periksa Aiman Witjaksono Guna Dalami Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Ia menambahkan, sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi penyesuaian nomenklatur organisasi, penguatan identitas melalui Mars PIKI yang telah diperkenalkan pada Rakernas 2024, serta penajaman positioning organisasi di ruang publik. PIKI menargetkan seluruh proses penyesuaian tersebut dapat dituntaskan dalam Kongres 2026, sehingga pada 2027 organisasi memiliki kerangka yang lebih adaptif, terukur, dan memiliki parameter yang jelas dalam menjalankan fungsi intelektualnya.

Pra Kongres VII PIKI 2026 diharapkan menjadi titik temu antara konsolidasi internal dan artikulasi eksternal, sekaligus menegaskan kembali peran PIKI sebagai bagian dari ekosistem pemikiran strategis bangsa di tengah kompetisi global yang semakin kompleks. Ketua Panitia Kongres VII PIKI Benyamin Patondok memastikan seluruh rangkaian Pra Kongres menuju Kongres VII PIKI 30 April – 2 Mei 2026 di Jakarta akan tersiapkan dengan aman menurut ketentuan pengamanan nasional.

Komentar

Berita Populer

01

Boyamin Saiman Kirim Banner Sindir KPK Izinkan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah

02

PWI Luhak Limopuluah Gelar Buka Bersama, Undang Tokoh Politik dan Anggota Dewan

03

Kerry Adrianto Riza Beberkan Peran Riza Chalid Saat Akuisisi Terminal BBM Merak

04

Pramono Anung Batasi Kuota WFH ASN Jakarta Maksimal Lima Puluh Persen

05

TNI Tahan Empat Prajurit dan Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

06

UI Berhasil Tingkatkan Peringkat Global Melalui Capaian Prestasi Puluhan Bidang Studi

Berita Terbaru



" (5 words).









× www.domainesia.com
× www.domainesia.com