IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Sport

Debut di Japan Open 2026, Moh Zaki Ubaidillah Siap Beri Kejutan

Jakarta, Gonesia.com – Tunggal putra masa depan Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, resmi mencatatkan debut prestisius di turnamen bulu tangkis level Super 750 pada ajang Japan Open 2026 yang dihelat di Tokyo Metropolitan Gymnasium mulai 14 hingga 19 Juli mendatang.

Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed ini menjadi salah satu dari 11 wakil Merah Putih yang dipersiapkan untuk menghadapi ketatnya persaingan di level elit dunia tersebut.

Keikutsertaan pemain jebolan PB Djarum ini menandai langkah signifikan dalam karier profesionalnya setelah menembus level turnamen yang dihuni oleh atlet-atlet top dunia.

“Alhamdulillah senang bisa tampil di Japan Open apalagi ini super 750 pertama saya,” ujar Ubed dalam keterangan resmi PBSI, Senin (13/7/2026).

Ia mengungkapkan bahwa partisipasi di ajang ini merupakan bagian dari target ambisius yang telah ia rancang sejak awal musim kompetisi tahun ini.

Kunci Kemenangan Kiandra Ramadhipa di Red Bull Rookies Cup Sachsenring 2026

Atlet asal Sampang, Madura, ini menyadari sepenuhnya bahwa lonjakan level kompetisi akan membawa tantangan fisik dan teknis yang jauh lebih berat dari sebelumnya.

“Karena memang tahun ini saya targetkan diri saya bisa main di 750 sama 1000 dan akhirnya bisa mencapai target, pastinya tantangan nya lebih besar dan lebih berat lagi karena sudah ketemu banyak pemain top,” lanjutnya.

Dalam menghadapi tekanan di panggung internasional, Ubed menekankan bahwa penguatan sektor mental menjadi prioritas utamanya agar performanya tetap stabil.

Ia menyadari bahwa menghadapi para pemain senior dengan jam terbang tinggi menuntut pengendalian diri yang sangat prima di dalam lapangan.

“Pasti kalau dari saya terutama mental dan semangat nya tidak boleh kendur, harus bisa mengontrol diri juga karena pastinya engga mudah ketemu pemain senior. Semoga bisa menampilkan yang terbaik dan bisa menjalani apa yang sudah saya siapkan sebelumnya,” tambahnya.

4 Skenario Final Piala Dunia 2026 yang Paling Berpeluang Terjadi

Terkait kondisi teknis arena pertandingan, ia mengaku telah melakukan adaptasi dengan baik sejak tiba di Tokyo.

Ia memastikan bahwa tidak terdapat kendala berarti pada fasilitas lapangan dan siap meladeni tantangan wakil Denmark, Rasmus Gemke, pada babak pertama.

“Kondisi lapangan tidak ada angin sama sekali dan laju bolanya normal. Saya siap untuk laga pertama,” tegasnya.

Di sisi lain, kekuatan kontingen Indonesia di Japan Open 2026 mengalami pergeseran setelah PBSI memutuskan menarik mundur dua pasangan ganda campuran.

Pasangan Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu terpaksa absen akibat cedera pergelangan kaki yang dialami Felisha saat sesi latihan.

Prancis Hormati Spanyol Jelang Semifinal Piala Dunia 2026

Sementara itu, pasangan Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil juga dipastikan absen berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh dari tim pelatih.

Dengan mundurnya dua pasangan tersebut, sektor ganda campuran kini hanya menyisakan Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah sebagai tumpuan utama Indonesia.

Situasi ini membuat beban pembuktian di sektor ganda campuran kini sepenuhnya berada di pundak pasangan tersebut dalam upaya meraih prestasi maksimal.

Kehadiran pemain muda seperti Ubed diharapkan dapat memberikan warna baru dan pengalaman berharga bagi regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia di masa depan.

Komentar