IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Berita

Datangi KPK, Faizzal Assegaf Jelaskan Kronologi Perkenalannya dengan Tersangka Kasus Korupsi Rizal Fadillah

Aktivis 98 ini menjelaskan kronologi perkenalannya dengan Rizal yang terjadi pada 20 November 2025.

“Pertemuan saya dengan Rizal pertama kali pada tanggal 20 November 2025 bertempat di kantor Sinkos, malam sekitar pukul 20.00 WIB. Pertemuan silaturahmi dan terbuka yang juga dihadiri oleh Bang Syahganda Naingggolan serta kawan-kawan aktivis yang tergabung di Sinkos. Sinkos masih dalam status wadah LSM bukan berupa perusahaan swasta,” ujar Faizal di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Pertemuan kedua berlangsung pada 19 Desember 2026 di kantor Syahganda Nainggolan, dihadiri tokoh nasional seperti Anthony Budiawan, Margarito Kamis, Jumhur Hidayad, Burzah Zarnubi, Ahmad Yani, Kisman Latumakulita, dan aktivis lainnya.

“Dalam dua kali pertemuan tersebut saya dan Rizal maupun kawan-kawan tidak pernah membicarakan secara khusus kegiatan bisnis, kerjasama saling menguntungkan yang bertujuan memanfaatkan posisi dan jabatan Rizal selaku pejabat Bea dan Cukai,” tegas Faizal.

Terkait barang pemberian Rizal, Faizal menyebutnya sebagai bantuan pribadi.

BK DPR RI Perkuat Telesurvei untuk Susun RUU Akurat

“Bantuan itu diantarkan oleh bawahannya ke kantor Sinkos dan diterima oleh kawan-kawan aktivis,” ungkap Faizal.

Rizal ditangkap pada 4 Februari 2026, sementara PT Sinkos Multimedia Mandiri baru berdiri pada 12 Februari 2026 oleh Choirul Aminuddin, Rusdi Setiawan, serta sejumlah advokat dan aktivis.

“Nama saya yang kemudian dimasukkan nama saya sebagai Direktur Utama,” ungkap Faizal.

Ia menjelaskan, struktur organisasi disusun untuk legalitas perusahaan agar dapat mendaftarkan podcast dan situs berita ke Dewan Pers. Faizal mengaku terkejut saat menerima surat panggilan KPK pada 7 April 2026 yang mengaitkan perusahaannya dengan dugaan korupsi.

“Saya diperiksa dengan tuduhan diduga terlibat dalam kasus Bea dan Cukai yang menyeret nama Rizal. Namun dalam proses pemeriksaan saya menyodorkan fakta kesaksian yang sebenar-benarnya dan sejujur-jujurnya, bahwa hubungan saya, Rizal dan kawan-kawan adalah bersifat pribadi. Serta hanya dua kali bertemu di ruang terbuka dan sama sekali tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam tugasnya selaku pejabat publik,” tegas Faizal.

Adang Soroti Kesiapan Polres Jakut Terapkan KUHP-KUHAP Baru

Faizal menilai Budi Prasetyo menggiring opini keliru terkait keterlibatan dirinya dan perusahaannya.

“Padahal dalam proses pemeriksaan sudah dijelaskan bahwa persoalan hubungan pribadi Rizal dengan saya dan kawan-kawan adalah persoalan pribadi tidak ada kaitannya dengan badan usaha apapun,” jelas Faizal.

Ia menegaskan pihaknya kooperatif menyerahkan barang yang diminta KPK.

“Kawan-kawan dengan berbesar hati mengambil sikap tegas untuk menyerahkan bantuan tersebut ke kantor KPK. Tapi kemudian, Jubir KPK kembali mempolitisasi niat baik itu dengan melakukan serangan opini bahwa KPK telah melakukan penyitaan secara sepihak. Padahal, pengembalian barang-barang elektronik bantuan pribadi Rizal dilakukan dengan penuh kekeluargaan dan persahabatan dengan para penyidik KPK,” beber dia.

“Tidak ada tekanan atas prinsip hukum yang memaksa dan mendesak. Bahkan sejak awal penyidik telah menyampaikan kepada saya dan pengacara bahwa kapan saja barang bantuan Rizal dapat dikembalikan tanpa perlu dipublikasikan demi menjaga persepsi negatif yang tidak sewajarnya. Karena itu adalah bantuan pribadi yang kebetulan berasal dari Rizal yang kemudian berstatus tersangka,” imbuh Faizal.

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Bahas RUU Perampasan Aset

Faizal keberatan dengan pernyataan Budi Prasetyo dan menyebutnya sebagai fitnah.

“Kesaksian dan pengakuan saya yang sejujur-jujurnya dan dapat saya pertanggungjawabkan baik secara moral maupun hukum. Semoga fitnah yang disebarkan kepada kami dapat diluruskan oleh sikap adil, jujur dan benar oleh Pimpinan KPK dan Dewan Pengawas KPK,” dia menandasi.

Komentar

Berita Populer

01

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

02

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

03

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

04

Kementerian Lingkungan Hidup Menanti Hasil Lab Cisadane, Pastikan Kualitas Air

05

Polres Tanah Datar Tangkap Mahasiswa Diduga Edarkan Sabu

06

BSPS Bangun Rumah Layak, Hidupkan Ekonomi Lokal

07

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

08

Wawako Padang Apresiasi Kwarda Pramuka Salurkan Kurban untuk Warga

Berita Terbaru