Bandung – Singapura menatap laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Indonesia dengan rasa percaya diri yang mulai tumbuh. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9) malam, saat The Lions langsung diuji oleh tuan rumah di partai awal turnamen.
Pernyataan optimistis itu datang dari legenda Timnas Singapura, Baihakki Khaizan. Menurut dia, skuad negaranya sedang berada di jalur perkembangan yang positif dan perubahan di dalam tim mulai terlihat hasilnya.
Baihakki menilai kehadiran pelatih lokal memberi warna baru bagi permainan Singapura. Ia juga melihat rangkaian hasil pada agenda terakhir sebagai modal berharga sebelum menghadapi lawan-lawan di Grup A.
“Singapura sedang menunjukkan satu identitas. Kami baru mengganti pelatih lokal. Hasil dari kualifikasi Piala Asia sudah menunjukkan sesuatu,” ujar Baihakki saat ditemui di Bandung.
Mantan pemain Persib Bandung musim 2010-2011 itu turut menyoroti performa Singapura di Piala AFF. Ia menyebut ada peningkatan yang patut dijaga oleh para pemain.
“Piala AFF yang kemarin juga sudah kami bisa tunjukkan ada improvement. Momen itu harus mereka teruskan,” katanya.
Bagi Baihakki, pengalaman bertemu tim seperti Indonesia, Malaysia, dan Bangladesh penting untuk membentuk mental serta kualitas pemain Singapura. Ia berharap pertandingan-pertandingan itu menjadi sarana belajar yang efektif.
“Mudah-mudahan langkah itu kami ambil setiap gim lawan Indonesia, lawan Malaysia, dan lawan Bangladesh. Mudah-mudahan ini menjadi exposure dan juga experience buat mereka,” tutur dia.
Terkait duel kontra Indonesia, Baihakki tidak menutup kemungkinan negaranya membuat kejutan. Ia menekankan bahwa sepak bola kerap ditentukan momen dan situasi di lapangan selama 90 menit.
“Indonesia, ya. Coba saja. Saya percaya sepak bola itu momen, 90 menit, apa pun bisa terjadi,” ucapnya.
Baihakki pun mengakui kualitas Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Namun, ia menegaskan Singapura memiliki rencana sendiri untuk menghadapi skuad Garuda.
“Kami juga harus percaya dengan plan sendiri. Kami senang, tim Indonesia berkualitas. Namun, saya rasa tim kami juga punya planning tersendiri dan mudah-mudahan berhasil,” katanya.


