Berita

Badan Gizi Nasional Identifikasi Menu Makan Bergizi Gratis Pemicu Gangguan Pencernaan

Jakarta – Badan Gizi Nasional memaparkan jenis-jenis makanan dalam menu Makan Bergizi Gratis yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan.

Melalui akun Instagram pribadinya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan, dari evaluasi tim investigasi pemantauan dan pengawasan, terdapat beberapa jenis makanan yang sejauh ini bisa menjadi penyebab gangguan pencernaan, mual, muntah, dan diare.

"Di antara makanan tersebut, yang sering menjadi penyebab sakit perut dan diare adalah soto. Hal ini bisa terjadi, karena kondimennya masih ada yang mentah seperti kol, seledri, dan tauge. Selain itu, saat disajikan, air yang ditaruh di tempat tersendiri sudah dingin," ujar Nanik.

Saat kuah yang dingin disiramkan ke kondimen, hal itu berpotensi tercemar bakteri e-Coli. Sehingga anak-anak dengan daya tahan tubuh yang kurang baik, dapat langsung terkena gangguan pencernaan.

"Menu makanan lain yang mudah membuat anak sakit perut karena cepat basi, antara lain nasi kuning, nasi uduk dan nasi goreng," katanya.

Pansel Loloskan 60 Calon Dewas RRI ke Tahap Asesmen

Selain itu, jenis makanan lain yang sering menyebabkan gangguan pencernaan, yakni berbagai jenis mi. Utamanya jika proses memasak mi goreng yang langsung dicampur dengan sayuran.

"Ayam suwir juga termasuk yang menjadi penyebab tertinggi terjadinya keracunan. Hal ini bisa terjadi karena seringkali, ayam yang disuwir bukan ayam premium, melainkan ayam nomor dua atau tiga (tidak segar). Selain itu, proses menyuwir ayam yang dilakukan sejak sore karena mengejar waktu tidak menggunakan sarung tangan, juga meningkatkan risiko kontaminasi," paparnya.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

06

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

07

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

08

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

Berita Terbaru