Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak lesu pada perdagangan Kamis (8/10/2026) dan makin dekat ke level psikologis 6.000 setelah tekanan jual di pasar saham berlangsung sepanjang sesi.
Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, indeks ditutup ambles 1,87% atau kehilangan 115 poin ke posisi 6.031,28. Sepanjang perdagangan, IHSG lebih sering berada di zona merah dengan rentang pergerakan antara level terendah 6.031 dan tertinggi 6.179.
Pelemahan pasar juga terlihat dari dominasi saham yang terkoreksi. Sebanyak 497 saham berakhir turun, sementara 171 saham menguat dan 119 saham tidak berubah.
Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Total volume transaksi di BEI mencapai 63,19 miliar saham dengan nilai Rp 12,79 triliun.
Di tengah tekanan tersebut, investor asing kembali mencatat jual bersih jumbo. Sepanjang pasar, aksi net sell asing mencapai Rp 867,27 miliar.
Meski demikian, sejumlah saham justru masuk daftar belanja asing. Pada perdagangan Kamis, ada 10 saham dengan pembelian bersih asing terbesar, dipimpin Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) senilai Rp 42 miliar.
Posisi berikutnya ditempati PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 27,99 miliar, disusul PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 16,16 miliar dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 15,53 miliar.
Berikut daftar 10 saham net buy terbesar asing pada Kamis:
- Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) Rp 42,0 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII) Rp 27,99 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 16,16 miliar
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 15,53 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 15,23 miliar
- PT Timah Tbk (TINS) Rp 10,52 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 10,36 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 9,97 miliar
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 9,85 miliar
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp 5,74 miliar


