Limapuluh Kota – Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama mengajak warga memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Cukup menunjukkan KTP, masyarakat bisa mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk melakukan pemeriksaan tanpa biaya.
Ajakan itu disampaikan Ade secara virtual dalam Sosialisasi Germas Hidup Sehat bersama Kementerian Kesehatan RI di Nagari Sariak Laweh, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Administrator Kesehatan Ahli Madya Febby Anggraini, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumbar Fionaliza, Kepala Dinas Kesehatan Limapuluh Kota Budi Andri, anggota DPRD Limapuluh Kota Zulhikmi Dt. Rajo Suaro, Camat Akabiluru Yalbaku Jevino, Kapolsek, Danramil, Wali Nagari Sariak Laweh, kepala puskesmas, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam paparannya, Ade menilai CKG menjadi sinyal awal bagi kondisi kesehatan tubuh. Menurut dia, pemeriksaan dini penting agar masyarakat bisa mengetahui langkah yang perlu diambil sebelum penyakit berkembang lebih jauh. Ia juga mengingatkan bahwa kesehatan merupakan faktor utama dalam pembangunan bangsa.
“Presiden Prabowo menempatkan kesehatan sebagai bagian dari Asta Cita karena biaya kesehatan terus meningkat. Negara tidak akan maju jika masyarakatnya sakit atau stunting,” kata Ade.
Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, beban penyakit juga terus bertambah dari waktu ke waktu. Karena itu, ia mendorong warga yang sudah memiliki Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memanfaatkannya secara optimal. Sementara bagi masyarakat tidak mampu, pemerintah di berbagai tingkatan menanggung pembiayaan melalui PBI atau BPJS gratis.
“Selain BPJS gratis, ada juga Cek Kesehatan Gratis yang sudah dianggarkan pemerintah. Masyarakat cukup datang ke fasilitas kesehatan dengan membawa KTP,” ujarnya.
Ade juga menekankan pentingnya menjaga pola makan sehat dan kecukupan gizi. Ia menyebut pemenuhan protein hewani dan nabati perlu diperhatikan agar tubuh tetap bugar.
Sementara itu, Camat Akabiluru Yalbaku Jevino menegaskan pembangunan daerah tidak boleh berhenti pada infrastruktur semata. Menurut dia, penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan juga harus menjadi perhatian utama.
Ia pun mengajak masyarakat tidak ragu datang ke puskesmas untuk memeriksakan kondisi tubuh, meski tidak sedang sakit.
“Puskesmas bukan hanya untuk orang sakit. Kalau ingin tahu kondisi kesehatan, silakan manfaatkan CKG dan datang ke puskesmas,” kata Yalbaku.
Sosialisasi Germas tersebut juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.

