China Masters – Harapan Indonesia di sektor tunggal putri harus pupus di perempat final China Masters 2025. Putri Kusuma Wardani gagal melaju ke babak semifinal setelah takluk dua gim langsung dari wakil Jepang, Akane Yamaguchi, pada Jumat, 19 September 2025. Pertandingan sengit itu berakhir dalam 33 menit, memastikan Akane, unggulan keempat, melaju ke babak berikutnya.
Putri, yang menempati unggulan ketujuh, tidak mampu membendung dominasi Akane Yamaguchi dan harus menyerah dengan skor 14-21 dan 11-21. Kekalahan ini memperpanjang rekor Akane atas Putri, di mana dalam lima pertemuan terakhir, Putri belum sekalipun meraih kemenangan.
Meskipun sempat memberikan perlawanan sengit dan memaksa rubber game di Kejuaraan Dunia 2025 di Prancis pada Agustus lalu, kali ini Putri kembali takluk dalam dua gim. Hasil di China Masters 2025 ini mirip dengan pertemuan-pertemuan sebelumnya yang juga berakhir dengan kekalahan dua gim bagi pemain peringkat kedelapan dunia tersebut.
Pada gim pertama perempat final China Masters ini, Putri Kusuma Wardani sempat menunjukkan perlawanan ketat. Setelah tertinggal 6-9, ia berhasil bangkit dan memimpin interval dengan skor 11-10. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Akane Yamaguchi berhasil membalikkan keadaan dan mengakhiri gim pertama dengan skor 21-14.
Performa Putri tampak semakin menurun pada gim kedua. Setelah tertinggal 3-8, pemain tunggal putri Indonesia itu kesulitan untuk mengumpulkan poin. Sebaliknya, Akane Yamaguchi terus menambah pundi-pundi nilainya, menutup gim kedua sekaligus pertandingan dengan skor telak 21-11.
“Di awal gim pertama sampai interval, saya sempat memegang kendali permainan, tapi selepas itu sampai akhir laga Akane terus menguasai dan saya tidak bisa keluar dari tekanan,” ujar Putri Kusuma Wardani.
Putri menambahkan, secara keseluruhan, permainan Akane tidak banyak berubah dibandingkan pertemuan sebelumnya. Namun, pemain Jepang itu banyak melakukan spekulasi dan “pukulan tidak terduga yang membuat saya sulit membaca bolanya.”
Setelah menyelesaikan perjalanannya di China Masters 2025, Putri Kusuma Wardani dijadwalkan akan melanjutkan perjuangannya di Korea Open 2025 yang akan berlangsung pada 23-28 September mendatang. Ia bertekad untuk tampil lebih fokus dan konsisten di turnamen selanjutnya.
“Saya harus menambah fokus dan konsistensi bermain di lapangan. Saya juga harus lebih cepat peka melihat perubahan pola lawan di tengah pertandingan,” tegasnya.
Kegagalan Putri ini membuat Indonesia hanya menyisakan satu wakil di sektor ganda putra. Sebelumnya, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil melangkah ke babak semifinal China Masters 2025 setelah menaklukkan unggulan ketiga asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dalam dua gim langsung.

