JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan yang baru, menggantikan Sri Mulyani Indrawati, pada Senin, 8 September 2025. Purbaya, yang sebelumnya menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 39,21 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024.
Prosesi pelantikan berlangsung di Kantor Presiden, di mana Purbaya Yudhi Sadewa mengucapkan sumpah jabatannya.
Dalam sumpah jabatan, Purbaya menyatakan kesetiaannya pada Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 serta berjanji menjalankan segala peraturan perundang-undangan demi dharma bakti kepada bangsa dan negara. Ia juga menegaskan komitmen untuk menjunjung tinggi etika jabatan dan bekerja sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.
Sebelum resmi dilantik, Purbaya telah melaporkan seluruh asetnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Data LHKPN periodik tahun 2024 yang diunggah di situs elhkpn.kpk.go.id menunjukkan total kekayaan yang dicatatkannya mencapai Rp 39,21 miliar.
Kekayaan Purbaya terdiri dari beberapa kategori, meliputi tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, serta harta bergerak lainnya.
Aset terbesar Purbaya adalah harta berupa tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp 30,5 miliar. Ia tercatat memiliki tiga properti yang semuanya berlokasi di Jakarta Selatan.
Rinciannya meliputi sebidang tanah dan bangunan seluas 2.152 meter persegi/400 meter persegi senilai Rp 13 miliar. Kemudian, ia juga memiliki tanah dan bangunan seluas 120 meter persegi/100 meter persegi senilai Rp 1,5 miliar.
Properti ketiganya adalah sebidang tanah seluas 1.787 meter persegi yang bernilai Rp 16 miliar. Ketiga aset properti ini menjadi penyumbang terbesar kekayaan Purbaya.
Selain properti, Purbaya juga memiliki sejumlah alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp 3,6 miliar. Koleksi kendaraannya bervariasi, dari mobil mewah hingga sepeda motor.
Mobil-mobil tersebut antara lain Mercedes Benz Sedan tahun 2008 senilai Rp 200 juta, BMW Jeep tahun 2019 senilai Rp 1,6 miliar, dan Toyota Alphard Minibus tahun 2019 senilai Rp 1 miliar. Ia juga memiliki Peugeot Jeep New 5008 tahun 2019 senilai Rp 730 juta.
Untuk kendaraan roda dua, Purbaya melaporkan kepemilikan Yamaha XMAX BG6 AT tahun 2018 senilai Rp 55 juta, serta Honda Vario 125 tahun 2021 senilai Rp 21 juta.
Purbaya turut melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp 684 juta, surat berharga sebesar Rp 220 juta, serta kas dan setara kas sejumlah Rp 4,2 miliar. Dalam laporannya ke KPK, Purbaya Yudhi Sadewa tercatat tidak memiliki utang.

