Berita

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada Malam Ini

Flores Timur – Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu malam, 6 September 2025, pukul 18.06 Wita. Peristiwa ini terjadi hanya beberapa jam setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status gunung api tersebut ke Level IV (Awas). Erupsi tersebut menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi satu kilometer dari puncak kawah.

Rekaman seismograf menunjukkan getaran letusan beramplitudo maksimum 5,9 milimeter dengan durasi sekitar 2 menit 33 detik. Kolom abu yang dihasilkan berwarna kelabu dan terembus ke arah barat daya, barat, serta barat laut. Menurut laporan petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-Laki, erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat.

Kenaikan status dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) oleh Badan Geologi diberlakukan pada Sabtu pagi, menyusul peningkatan signifikan aktivitas gempa selama sepekan terakhir tanpa adanya erupsi. Kepala Badan Geologi menjelaskan, peningkatan gempa tremor harmonik dan gempa vulkanik dalam mengindikasikan suplai magma baru di kedalaman serta migrasi magma dari zona dangkal menuju permukaan, meskipun pergerakannya relatif lambat.

Akumulasi tekanan akibat saluran magma atau conduit yang tersumbat selama sepekan tidak erupsi, berpotensi memicu erupsi eksplosif. Pemantauan deformasi menggunakan alat *tiltmeter* juga menunjukkan tubuh gunung api mengembung perlahan, sebuah kondisi yang perlu diwaspadai karena berpotensi memicu erupsi.

Sebelumnya, Gunung Lewotobi Laki-Laki terakhir meletus pada Jumat, 29 Agustus 2025, pukul 23.38 Wita. Saat itu, tinggi kolom abu yang dimuntahkan mencapai 1,2 kilometer dari puncak kawah.

YLKI Tegaskan Kompensasi Blackout Sumatera Harus Tetap Berlaku

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius enam kilometer dari pusat erupsi, dengan perluasan sektor barat daya-timur laut sejauh tujuh kilometer. Selain itu, masyarakat di wilayah rawan bencana juga diminta tetap mewaspadai potensi banjir lahar jika terjadi hujan lebat, terutama di daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki, seperti di Nawakote, Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen.

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

05

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

06

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

07

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com