IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Karhutla Kawah Ijen Mulai Reda, Petugas Lakukan Pemadaman Udara

Tim gabungan melakukan operasi pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan di kawasan TWA Kawah Ijen, Banyuwangi.
Tim gabungan terus melakukan upaya pendinginan titik api di kawasan TWA Kawah Ijen setelah intensitas karhutla menurun.

BANYUWANGI, Gonesia.com – Tim gabungan kini memfokuskan operasi pemadaman dan pendinginan pada titik api yang sulit dijangkau di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen menyusul intensitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menunjukkan penurunan signifikan pada Selasa (8/9).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan bahwa titik api di jalur pendakian utama telah berhasil dikendalikan berkat penyisiran intensif yang dilakukan oleh satuan tugas di lapangan.

Ia menambahkan bahwa kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama meskipun api utama telah padam.

“Namun, beberapa titik masih menimbulkan asap dan terindikasi ada kerawanan akan adanya api,” ujar Ipuk saat meninjau lokasi karhutla di TWA Kawah Ijen, dikutip dari Antara.

Strategi pemadaman kini diperkuat dengan pengoperasian helikopter water bombing yang telah dikerahkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur sejak Minggu (6/9).

Pasar IPO Lesu, Kiwoom Sekuritas Fokus Garap Bisnis Obligasi dan Advisory

Langkah agresif dari udara ini bertujuan untuk menjangkau area-area yang memiliki tingkat kesulitan tinggi akibat medan yang terjal dan berbahaya bagi personel darat.

Tim gabungan di lapangan pun terus melakukan pendinginan secara manual untuk memastikan sisa bara tidak kembali memicu kobaran api baru.

Salah satu fokus utama saat ini adalah wilayah sekitar Gunung Papak yang medannya cukup menantang bagi para petugas pemadam.

Kebakaran yang melanda kawasan TWA Kawah Ijen ini tercatat telah berdampak pada area seluas kurang lebih 20 hektare sejak pertama kali dilaporkan pada awal September.

Pemerintah daerah telah mengambil langkah tegas dengan menutup seluruh aktivitas pendakian dan wisata di kawasan tersebut sejak 4 September 2026 demi alasan keamanan.

Bappenas: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Belum Cukup Lepaskan Indonesia dari Middle Income Trap

Insiden di Ijen ini menambah daftar panjang peristiwa karhutla yang terjadi di sejumlah pegunungan di Jawa Timur sepanjang musim kemarau tahun ini.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya mencatat titik api juga sempat terpantau di kawasan Gunung Semeru, Gunung Wilis, serta Gunung Ungup-ungup.

Selain itu, kebakaran serupa juga dilaporkan melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang dan Bukit Sariwani yang memerlukan penanganan terintegrasi.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi kebijakan penutupan kawasan hutan guna mencegah potensi bahaya lebih lanjut.

Kondisi cuaca yang kering dan angin kencang menjadi faktor utama yang mempercepat penyebaran api di kawasan pegunungan tersebut.

IMT-GT ke-32 di Medan Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Sumatra

Operasi pemadaman akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga seluruh titik asap benar-benar hilang dari kawasan TWA Kawah Ijen.

Pihak otoritas terkait saat ini juga tengah melakukan evaluasi mendalam mengenai dampak kerusakan ekosistem akibat karhutla di area konservasi tersebut.

Stabilitas udara dan pemantauan suhu di titik-titik rawan akan terus dipantau secara berkala oleh tim pemantau dari BPBD Jawa Timur.

Kepastian mengenai pembukaan kembali jalur pendakian akan menunggu hasil evaluasi keamanan setelah seluruh area dinyatakan benar-benar steril dari bara api.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

04

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

05

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

06

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

07

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

08

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

Berita Terbaru