BANDUNG, Gonesia.com — Persib Bandung sukses mengamankan tiga poin perdana dalam kampanye BRI Super League 2026/27 setelah menaklukkan PSM Makassar dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Selasa, 8 September 2026.
Kemenangan sang juara bertahan ini menjadi bukti ketangguhan mentalitas tim di bawah tekanan laga pembuka musim.
Maung Bandung sejatinya sempat dikejutkan oleh gol cepat pemain PSM Makassar, Kodai Tanaka, saat pertandingan baru berjalan tujuh menit.
Ketertinggalan tersebut membuat ritme permainan tuan rumah terlihat tidak berkembang sepanjang babak pertama.
Pelatih Persib, Igor Tolic, mengakui bahwa anak asuhnya mengalami kesulitan menembus barisan pertahanan lawan yang tampil sangat disiplin.
“Babak pertama sedikit berantakan. Saya harus memuji para pemain karena tidak mudah untuk bermain. Pertandingan pertama selalu sulit,” kata Tolic sebagaimana dilansir JPNN.com.
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, Persib sempat terjebak dalam skema permainan lawan yang mengandalkan pertahanan rapat serta serangan balik cepat.
Tolic kemudian melakukan perombakan taktik krusial dengan memasukkan penyerang Balsa Sekulic selepas jeda babak pertama.
Strategi tersebut terbukti efektif dalam mengubah dinamika permainan Persib menjadi lebih ofensif dan langsung.
Patricio Matricardi menjadi aktor pertama yang membangkitkan asa tuan rumah lewat gol penyeimbang pada menit ke-48.
Hanya berselang tiga menit, Balsa Sekulic sukses membalikkan kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan Persib.
Dominasi permainan Maung Bandung akhirnya ditutup dengan gol ketiga yang dicetak oleh Uilliam Barros pada menit ke-82.
Tolic menjelaskan bahwa keberhasilan timnya terletak pada perubahan posisi pemain yang lebih melebar di lapangan.
“Babak kedua, kami merenggangkan posisi pemain. Kami memiliki opsi umpan yang jelas, kami menciptakan lebih banyak ruang di depan, kami bermain lebih langsung (direct),” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pendekatan permainan direct menjadi kunci utama untuk memenangkan perebutan bola kedua dalam situasi pertandingan tersebut.
Pemanfaatan momentum di waktu yang tepat dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan tim dalam membalikkan keadaan.
“Kami berhasil mencetak gol di waktu yang tepat,” imbuhnya.
Hasil positif ini dianggap sebagai modal berharga bagi skuad Maung Bandung untuk mengarungi jadwal kompetisi yang kian padat.
Kemenangan ini diharapkan mampu menjadi suntikan kepercayaan diri bagi seluruh pemain untuk mempertahankan performa di laga-laga selanjutnya.
“Pada akhirnya, kami mengakhiri pertandingan dengan skor 3-1. Pertandingan pertama, tiga poin, kemenangan penting, dan mari bersiap untuk pertandingan berikutnya,” tutur dia.
Kemenangan ini menempatkan Persib Bandung di posisi yang ideal untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara musim ini.


