LONDON, Gonesia.com – Chelsea resmi memecahkan rekor transfer pemain Inggris setelah mendatangkan Morgan Rogers dari Aston Villa dengan nilai fantastis 117 juta poundsterling pada Kamis, 23 Juli 2026.
Kepindahan gelandang berusia 23 tahun tersebut kini menempatkannya sebagai pemain asal Inggris dengan biaya transfer termahal sepanjang sejarah kompetisi sepak bola.
Kehadiran Rogers di Stamford Bridge diproyeksikan menjadi instrumen kunci bagi pelatih Xabi Alonso untuk mempertajam lini serang The Blues musim depan.
Namun, kedatangannya justru memicu kontroversi di kalangan pendukung klub rival setelah ia melontarkan pernyataan mengenai status Chelsea di ibu kota Inggris.
“Bagi saya, Chelsea adalah klub terbesar di London dan klub yang selalu saya kagumi sejak masih kecil,” ujar Rogers dalam wawancara resmi yang dikutip dari JawaPos.
Pernyataan tersebut segera menyulut reaksi keras dari basis pendukung Arsenal yang merasa terusik dengan klaim tersebut.
Pasalnya, The Gunners sempat menjadi peminat serius Rogers sebelum sang pemain akhirnya memutuskan untuk memilih pinangan Chelsea.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, dikabarkan telah menjadikan pemain muda tersebut sebagai target utama dalam perburuan pemain di bursa transfer musim panas ini.
Ketegangan di media sosial memuncak setelah presenter ternama sekaligus penggemar Arsenal, Piers Morgan, menyindir klaim Rogers melalui akun X pribadinya.
Ia secara terbuka meragukan dominasi Chelsea di London dengan membandingkan posisi klasemen akhir musim lalu yang justru menempatkan Brentford lebih unggul.
Gelombang kritik dari suporter Arsenal pun tidak terhindarkan, dengan banyak pihak menilai bahwa Rogers terlalu percaya diri dengan pernyataan kontroversialnya.
Sebagian pendukung bahkan meragukan kapasitas sang pemain untuk memenuhi ekspektasi tinggi yang dibebankan padanya seiring dengan banderol harga yang luar biasa mahal.
Terlepas dari riuh rendah kritik yang menyasar dirinya, Rogers menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah proyek jangka panjang yang sedang disusun oleh manajemen Chelsea.
Ia mengaku sangat antusias untuk kembali menjalin kerja sama dengan rekan lamanya, Cole Palmer, di dalam skuad The Blues.
Faktor keberadaan Xabi Alonso sebagai nakhoda tim juga disebutnya menjadi salah satu alasan utama mengapa ia memilih untuk berlabuh ke Stamford Bridge.
“Saya sangat bersemangat dengan proyek yang sedang dibangun klub, kualitas para pemain, dan arah yang ingin dituju Chelsea. Itu menjadi alasan utama saya datang ke sini dan saya sudah tidak sabar memulai musim baru,” kata dia.
Kini, performa Rogers di lapangan akan menjadi tolok ukur utama untuk menjawab keraguan publik terkait nilai transfernya yang memecahkan rekor nasional.
Tekanan besar dipastikan akan menghantui setiap gerak-gerik sang pemain selama musim 2026/2027 berlangsung di bawah pengawasan ketat media dan penggemar.
Chelsea sendiri berharap investasi masif ini mampu mengembalikan kejayaan klub dalam persaingan ketat di papan atas Liga Inggris maupun kompetisi Eropa.


