IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Lonjakan Harga Minyak Bayangi Prospek Kripto Kuartal III-2026

Jakarta, Gonesia.com – Ketegangan geopolitik di Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak mentah Brent hingga menyentuh level US$ 76,01 per barel yang kini mulai mengancam stabilitas inflasi global sekaligus mengguncang pasar aset kripto.

Keputusan Amerika Serikat mencabut lisensi ekspor minyak Iran sebagai respons atas insiden penyerangan tiga kapal komersial menjadi katalis utama di balik gejolak energi dunia tersebut.

Dinamika kenaikan harga komoditas ini secara langsung memicu kekhawatiran para pelaku pasar akan kembalinya tekanan inflasi yang berpotensi memaksa Bank Sentral AS mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama.

Bitcoin yang saat ini bergerak di kisaran US$ 63.851,75 diprediksi akan menjadi aset yang sangat dipengaruhi oleh pergeseran peta makro ekonomi akibat eskalasi di Timur Tengah.

Co-founder CryptoWatch sekaligus Pengelola Channel Duit Pintar, Christopher Tahir, menilai bahwa memanasnya sektor energi akan berdampak linier terhadap pergerakan instrumen berisiko tinggi di pasar aset digital.

Indosat dan Perusahaan Hashim Investasikan Rp3,8 Triliun Bangun Infrastruktur AI

Ia menegaskan bahwa perubahan sentimen pasar yang dipicu oleh konflik regional akan menjadi penentu arah pergerakan harga Bitcoin sepanjang kuartal ketiga tahun ini.

“Untuk kuartal tiga tahun ini, bitcoin berpeluang untuk lebih lanjut dikarenakan perubahan sentimen pasar yang disebabkan oleh eskalasi di Timur Tengah baru-baru ini,” ujar Christopher kepada Kontan, Kamis (9/7/2026).

Investor kini tengah memusatkan perhatian pada indikator makro ekonomi Amerika Serikat yang menjadi jangkar utama dalam menentukan arah suku bunga acuan.

Keseimbangan antara data tenaga kerja dan tingkat inflasi di Negeri Paman Sam dianggap sebagai variabel penentu yang akan merombak proyeksi investasi global secara instan.

Dia menjelaskan bahwa fluktuasi pada dua data fundamental tersebut akan memaksa The Fed kembali menyesuaikan kebijakan moneter mereka.

Destry Damayanti Jalani Uji Kelayakan Calon Gubernur BI di DPR

“Tentunya, untuk saat ini, data tenaga kerja di AS dan juga kondisi inflasi menjadi dua hal utama yang harus diseimbangkan dan dipertimbangkan oleh The Fed, sehingga perubahan kondisi dari dua data ini akan mengubah sentimen secara,” katanya.

Menghadapi ketidakpastian ini, para pemodal disarankan untuk lebih berhati-hati dalam menempatkan dana pada aset digital dengan memilih instrumen yang memiliki likuiditas serta kapitalisasi pasar paling solid.

Ia menambahkan bahwa langkah paling bijak bagi investor saat ini adalah berfokus pada aset kripto yang sudah teruji matang di pasar.

“Untuk saat ini, ada baiknya untuk bertransaksi di kripto yang sudah lebih matang, seperti Bitcoin,” tambahnya.

Strategi jangka pendek bagi pelaku pasar dapat dilakukan dengan memanfaatkan pergerakan teknikal harian guna mengamankan imbal hasil yang lebih realistis di tengah volatilitas tinggi.

Strategi Industri Motor Listrik Nasional Hadapi Penurunan Minat Konsumen

Sementara itu, bagi investor jangka panjang, akumulasi aset secara bertahap saat terjadi koreksi harga dinilai sebagai langkah yang jauh lebih efektif untuk menghadapi siklus pasar hingga dua tahun ke depan.

Dia memprediksi pergerakan harga Bitcoin akan sangat bergantung pada kemampuannya dalam menjaga batas psikologis pasar selama periode berjalan.

“Menurut saya area krusial di 60.000 USD titik fokus pada bulan ini, tetapi kalau kita ingin berfokus hingga kuartal ini, menurut saya ada peluang harga untuk turun ke kisaran 50.000 USD,” pungkasnya.

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

03

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

04

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

05

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

06

Profil Erling Haaland: Harapan Norwegia dan Kandidat Top Skor Piala Dunia 2026

07

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

08

Bencana Sumatra Rusak Parah 54 Sekolah; Siswa Belajar di Tenda

Berita Terbaru