Deli Serdang – Tim nasional Indonesia U-19 berhasil mengamankan posisi ketiga dalam turnamen Piala AFF U-19 2026 setelah menundukkan Kamboja U-19 dengan skor tipis 1-0. Pertandingan perebutan tempat ketiga tersebut diselenggarakan di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Sabtu (13/6) sore WIB.
Kemenangan ini memastikan skuad Garuda Muda menempati peringkat ketiga di akhir kompetisi. Capaian tersebut mengulang sejarah yang pernah diraih Indonesia pada edisi 2017, 2018, dan 2019, di mana tim nasional U-19 sempat menduduki posisi yang sama secara berturut-turut.
Perjalanan tim nasional U-19 dalam ajang ini mencerminkan dinamika performa yang fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir. Setelah sempat mengalami penurunan performa pada edisi 2022 karena gagal melewati fase grup, tim kembali bangkit dan berhasil meraih gelar juara pada edisi 2024. Saat itu, tim asuhan Indra Sjafri sukses menaklukkan Thailand dengan skor 1-0 di babak final.
Pada laga kontra Kamboja kali ini, tim nasional Indonesia U-19 di bawah asuhan pelatih Nova Arianto tampil mendominasi sejak menit awal pertandingan. Meski menguasai sektor tengah dan aliran bola, skuad Garuda Muda sempat kesulitan dalam penyelesaian akhir akibat pola permainan yang terburu-buru.
Peluang emas pertama bagi Indonesia hadir pada menit ke-14 melalui aksi individu Amar Brkic. Ia melakukan penetrasi tajam dari sisi kiri pertahanan lawan, namun tendangan akhirnya masih mampu diamankan oleh penjaga gawang Kamboja, Samnang Sambath.
Tekanan demi tekanan terus dilancarkan oleh para pemain Indonesia. Pada menit ke-39, peluang nyaris membuahkan hasil saat tendangan yang dilepaskan Nazriel Alfaro membentur mistar gawang Kamboja. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor kacamata tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan tim nasional U-19 tidak menurun. Skuad Garuda Muda justru tampil lebih cair dan terorganisir dalam membangun serangan ke area pertahanan lawan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-62. Algazani Dwi Sugandi berhasil mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan kepala yang akurat usai memanfaatkan situasi sepak pojok. Keunggulan 1-0 ini meningkatkan kepercayaan diri para pemain Indonesia untuk terus menekan lini belakang Kamboja.
Memasuki menit ke-80, Indonesia terus melancarkan ancaman ke jantung pertahanan lawan guna menambah keunggulan. Namun, hingga wasit memberikan peluit panjang tanda berakhirnya durasi pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 1-0 bertahan untuk kemenangan Indonesia.
Dalam pertandingan ini, pelatih Nova Arianto menurunkan Dafa Al Gasemi sebagai penjaga gawang utama. Lini pertahanan dan tengah diisi oleh Muhamad Ibrah Ardiansyah, Muhammad Rafa Raditya, Mathew Baker, Evandra Florasta, Nazriel Alfaro, Timothy Baker, Irpan Abadi, Amar Brkic, Zinadein Zidan, serta Reno Salampessy.
Sementara itu, Kamboja U-19 yang dipimpin pelatih Yasuhiro Yoshida menurunkan komposisi pemain yang mencakup Ty Han, Visa Poy, Sombority Soeng, Vreak Phan, Rayuth Sros, David Long, Sokea Sreng, Sok Kryya Ly, Menghong Sou, dan Mohamatsorles Seth.

