Ekonomi

Danantara Raup Minat Tinggi dalam Penerbitan Obligasi Perdana USD 1,5 Miliar

Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mencatatkan pencapaian signifikan dalam debutnya di pasar modal global. Melalui entitasnya, PT Danantara Investment Management (DIM), lembaga ini berhasil menghimpun dana sebesar 1,5 miliar dolar AS melalui penerbitan obligasi internasional perdana.

Antusiasme investor global terhadap instrumen investasi yang diterbitkan Danantara tergolong tinggi. Hal ini dibuktikan dengan nilai peak orderbook yang menyentuh angka 4,6 miliar dolar AS, atau lebih dari tiga kali lipat dari target nilai penerbitan yang ditetapkan.

Manajemen Danantara menyatakan bahwa keberhasilan ini menjadi indikator kuat atas kepercayaan pasar keuangan internasional terhadap fundamental serta tata kelola yang dijalankan. Respons positif tersebut datang dari para investor institusi berkualitas yang tersebar di berbagai kawasan, mulai dari Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.

Pihak manajemen menambahkan, keberhasilan dalam debut obligasi internasional ini menegaskan bahwa Danantara memiliki prospek jangka panjang yang menjanjikan. Reputasi tersebut membuat lembaga ini tetap menjadi destinasi utama bagi para investor global dengan kredibilitas tinggi dalam menempatkan modal mereka.

Dana segar sebesar 1,5 miliar dolar AS tersebut diperoleh dari penerbitan dua seri obligasi dengan tenor yang berbeda. Masing-masing seri memiliki nilai emisi sebesar 750 juta dolar AS.

Wall Street Menguat Didorong Debut Perdana Saham SpaceX di Bursa

Untuk obligasi dengan tenor lima tahun, perusahaan menetapkan imbal hasil atau yield sebesar 5,35 persen. Sementara itu, untuk instrumen dengan tenor 10 tahun, investor ditawarkan imbal hasil sebesar 5,95 persen.

Penerbitan obligasi perdana ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi keuangan lembaga. Kepercayaan yang diberikan oleh pasar internasional diharapkan mampu memberikan dampak domino yang positif bagi iklim investasi di dalam negeri.

Pihak Danantara berharap capaian ini dapat meningkatkan keyakinan investor domestik serta masyarakat luas mengenai kekuatan kerangka institusional yang mereka miliki. Keberhasilan ini sekaligus menjadi sinyal akan kesiapan Danantara dalam mengelola portofolio investasi berskala besar di masa depan.

Secara teknis, tingginya minat investor institusi global mencerminkan penilaian mereka terhadap stabilitas dan visi strategis Danantara. Dengan dukungan likuiditas yang kuat dari pasar internasional, lembaga ini kini memiliki modal yang cukup untuk menjalankan agenda investasinya sesuai dengan mandat yang diberikan.

Kepercayaan pasar keuangan global yang tercermin melalui angka oversubscription ini menjadi tonggak penting bagi Danantara. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa instrumen keuangan yang diterbitkan oleh entitas Indonesia tetap kompetitif dan menarik di mata pelaku pasar global di tengah dinamika ekonomi internasional saat ini.

Aturan Baru Ekspor SDA: Beri Ruang Pengecualian demi Percepat Hilirisasi

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

03

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru