MEXICO CITY – Tim nasional Meksiko mengawali kampanye mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah menundukkan Afrika Selatan 2-0 pada laga pembuka Grup A di Mexico City Stadium, Jumat (12/06/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini menempatkan Meksiko di puncak klasemen sementara grup, sekaligus menjadi modal penting bagi skuad asuhan Javier Aguirre untuk melangkah ke babak gugur.
Keunggulan Meksiko dibuka melalui gol Julian Quinones pada menit ke-9. Gol tersebut tercipta berkat kecerdikan Erik Lira yang berhasil mencuri bola dari lini pertahanan Afrika Selatan, sebelum mengirimkan umpan matang kepada Quinones yang sukses menembus gawang Ronwen Williams.
Dominasi tuan rumah terus berlanjut sepanjang babak pertama. Meski demikian, Afrika Selatan sempat memberikan perlawanan terbuka meski kerap kesulitan menahan intensitas serangan El Tri. Kiper Ronwen Williams menjadi sosok krusial bagi tim tamu dengan menggagalkan beberapa peluang emas dari Raul Jimenez dan Julian Quinones sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, petaka mulai menghampiri kubu Afrika Selatan. Pada menit ke-49, Sphephelo Sithole menerima kartu merah langsung dari wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Marcel Ruiz Gutierrez yang sedang membangun serangan berbahaya ke area pertahanan.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan maksimal oleh Meksiko untuk menggandakan kedudukan. Pada menit ke-67, Raul Jimenez mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan akurat, menyambut umpan silang dari sisi kanan yang dilepaskan oleh Roberto Alvarado.
Drama di lapangan tidak berhenti sampai di situ. Pada menit ke-83, Afrika Selatan harus kehilangan satu pemain lagi setelah Themba Zwane diganjar kartu merah pasca peninjauan VAR. Zwane dinilai melakukan tindakan kekerasan berupa kontak fisik ke arah wajah lawan, sehingga tim tamu terpaksa melanjutkan sisa laga dengan sembilan pemain.
Di sisi lain, Meksiko pun tidak mengakhiri pertandingan dengan kekuatan penuh. Cesar Montes diusir keluar lapangan oleh wasit pada masa tambahan waktu (injury time) setelah kedapatan menggagalkan peluang berbahaya lawan. Meski kedua tim bermain dengan jumlah personel yang tidak ideal, skor 2-0 untuk keunggulan Meksiko tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dalam pertandingan ini, Meksiko menurunkan formasi 4-1-2-3 dengan Raul Rangel sebagai penjaga gawang. Lini belakang diperkuat oleh Cesar Montes, Johan Vasquez, Israel Reyes, dan Jesus Gallardo. Erik Lira berperan sebagai gelandang jangkar, sementara Alvaro Fidalgo dan Brian Gutierrez menopang trio lini depan yang diisi Roberto Alvarado, Julian Quinones, serta Raul Jimenez.
Sementara itu, pelatih Afrika Selatan Hugo Broos menerapkan skema 5-3-2. Ronwen Williams berdiri di bawah mistar gawang, dikawal oleh lima bek yakni Aubrey Modiba, Mbekezeli Mbokazi, Nkosinathi Sibisi, Khuliso Mudau, dan Ime Okon. Lini tengah diisi oleh Teboho Mokoena, Sphephelo Sithole, dan Jayden Adams, dengan Lyle Foster serta Iqraam Rayners sebagai ujung tombak.
Kekalahan ini membuat Afrika Selatan terbenam di dasar klasemen Grup A. Mereka kini dituntut segera melakukan evaluasi menyeluruh agar tetap menjaga asa lolos ke fase berikutnya. Bagi Meksiko, hasil ini menjadi pembuktian awal kekuatan mereka sebagai salah satu tuan rumah turnamen.

