Ekonomi

Analisis Potensi Penguatan IHSG dan Strategi Trading Paling Efektif

Gonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpotensi kembali ke zona hijau pada perdagangan Jumat (12/6). Optimisme ini muncul setelah indeks sempat mengalami koreksi sebesar 0,28 persen ke level 5.886 pada penutupan perdagangan Kamis (11/6).

Berdasarkan analisis teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang penguatan di area 5.594 hingga 6.065. Secara teknis, level support indeks berada pada posisi 5.594 dan 5.344, sementara level resistance dipetakan pada angka 5.941 dan 6.065.

MNC Sekuritas dalam risetnya menjelaskan bahwa saat ini posisi IHSG sedang berada dalam bagian dari wave (iv) dari wave 3. Proyeksi tersebut memberikan ruang bagi indeks untuk melanjutkan tren penguatan guna menguji area 6.065 hingga 6.256.

Selain target penguatan tersebut, pergerakan IHSG juga akan difokuskan untuk menguji posisi Moving Average 20 (MA20). Kinerja indeks ke depan akan sangat bergantung pada kemampuan pasar dalam menembus level-level krusial tersebut di tengah dinamika perdagangan harian.

Menanggapi kondisi pasar tersebut, MNC Sekuritas menyarankan investor untuk menerapkan strategi Buy on Weakness dan Trading Buy pada sejumlah saham pilihan. Strategi Buy on Weakness direkomendasikan untuk saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR).

Rupiah Menguat ke 17.959 per US$ Berkat Harapan Damai Iran-AS

Untuk saham MEDC, analisis menunjukkan potensi penguatan sebesar 1,67 persen ke level 1.215 yang didukung oleh kenaikan volume pembelian. Saat ini, pergerakan saham MEDC diidentifikasi berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.

Investor disarankan melakukan akumulasi pembelian pada rentang harga 1.190 hingga 1.210. Target harga untuk saham ini dipatok pada level 1.290 dan 1.390, dengan catatan investor harus disiplin memasang stoploss di bawah level 1.155.

Sementara itu, untuk strategi Trading Buy, MNC Sekuritas menyoroti saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dan PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR). Saham PGAS diprediksi akan mengalami koreksi sebesar 2,60 persen ke level 1.500 seiring dengan munculnya tekanan jual di pasar.

Secara teknikal, posisi PGAS saat ini sedang membentuk bagian dari wave 4 dari wave C. Investor disarankan melakukan trading buy pada rentang harga 1.440 hingga 1.485 dengan target harga di level 1.570 dan 1.635. Batas stoploss untuk saham ini disarankan berada di bawah level 1.405.

Terakhir, saham SMDR turut diprediksi mengalami koreksi sebesar 0,72 persen ke level 274. Meski demikian, pergerakan saham ini masih didominasi oleh volume pembelian yang cukup kuat. Saat ini, posisi SMDR berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.

4 Zodiak Berpotensi Mendapat Rezeki Nomplok di Juli 2026

Investor dapat memanfaatkan peluang trading buy pada rentang harga 270 hingga 274. Target harga yang ditetapkan untuk SMDR berada di level 286 dan 296, dengan rekomendasi stoploss di bawah level 268. Seluruh strategi ini diharapkan menjadi acuan bagi pelaku pasar dalam menentukan posisi di tengah fluktuasi indeks.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru