KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten mulai memfokuskan pengembangan kawasan lereng Gunung Merapi sebagai destinasi sport tourism unggulan. Langkah strategis ini diawali dengan suksesnya penyelenggaraan ajang motocross dan grasstrack di Sirkuit Rizqy Motorsport, Desa Kebonalas, Kecamatan Manisrenggo, pada Minggu (7/6/2026). Ribuan penonton dan peserta dari berbagai daerah memadati area sirkuit, menjadikannya momentum penting untuk mempromosikan potensi wisata berbasis olahraga di wilayah tersebut.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyatakan bahwa perpaduan antara tantangan olahraga otomotif dan keindahan panorama alam lereng Gunung Merapi memiliki daya tarik yang kompetitif. Menurutnya, pemanfaatan kondisi geografis yang strategis ini merupakan modal utama untuk meningkatkan kunjungan wisatawan serta menggerakkan roda ekonomi lokal secara berkelanjutan.
“Kita melihat acara motocross di Sirkuit Manisrenggo ini memiliki pemandangan yang sangat indah. Ini sekaligus menjadi ajang pemanasan untuk menyambut gelaran international motocross yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang,” ujar Hamenang saat meninjau langsung lokasi perlombaan.
Antusiasme masyarakat terhadap ajang ini terlihat sejak pagi hari. Para penonton memadati area sirkuit untuk menyaksikan aksi para pembalap menaklukkan lintasan tanah yang penuh dengan tantangan, mulai dari tikungan tajam hingga lompatan ekstrem. Latar belakang kemegahan Gunung Merapi yang terlihat jelas dari lokasi sirkuit menjadi nilai tambah yang membedakan destinasi ini dengan arena balap lainnya di Jawa Tengah.
Secara ekonomi, Pemerintah Kabupaten Klaten memproyeksikan bahwa penyelenggaraan event olahraga berskala besar akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar. Sektor-sektor pendukung pariwisata, seperti bisnis kuliner, penginapan, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), diharapkan dapat merasakan peningkatan perputaran uang seiring dengan bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan.
Ke depan, Pemkab Klaten berkomitmen untuk menjadikan event olahraga berbasis alam sebagai agenda rutin tahunan. Strategi ini diharapkan tidak hanya mampu menarik minat peserta dari dalam negeri, tetapi juga membuka peluang besar untuk mendatangkan pembalap serta wisatawan mancanegara.
Dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan promosi yang konsisten, Kabupaten Klaten optimistis dapat memposisikan diri sebagai salah satu destinasi sport tourism utama di Jawa Tengah. Keberhasilan ajang ini menjadi bukti nyata bahwa integrasi antara sektor olahraga dan pariwisata mampu menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan bagi pengembangan daerah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah pun terus berupaya memastikan kesiapan fasilitas pendukung agar Klaten mampu menjadi tuan rumah yang ideal bagi berbagai kejuaraan nasional maupun internasional di masa mendatang.

