JAKARTA – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kini santer dikabarkan akan segera menukangi klub Liga 1, Persija Jakarta. Rumor ini menempatkan Macan Kemayoran sebagai klub Indonesia pertama yang akan dipimpin oleh juru taktik asal Korea Selatan tersebut, menyusul spekulasi mengenai masa depannya di dunia kepelatihan profesional.
Laporan dari media Korea Selatan, News Worker, menyebutkan bahwa Shin Tae-yong kembali menjadi sorotan setelah sempat rehat dari pemberitaan selama enam bulan pasca-tugas singkatnya di Ulsan HD. Kini, namanya dikaitkan erat dengan kursi kepelatihan salah satu klub tersukses di Indonesia tersebut.
Karier kepelatihan Shin Tae-yong dimulai sejak 2005 saat ia menjabat sebagai asisten pelatih di klub Australia, Brisbane Roar, hingga 2008. Ia kemudian kembali ke Korea Selatan dan memulai debut sebagai pelatih interim di Seongnam Ilhwa sebelum akhirnya dipromosikan menjadi pelatih utama.
Selama menukangi Seongnam Ilhwa, Shin Tae-yong mencatatkan rekor 145 pertandingan dengan rata-rata 1,47 poin per laga. Dalam kurun waktu dua tahun, ia berhasil mempersembahkan gelar juara Piala Korea Selatan serta trofi AFC Champions League. Prestasi ini menjadi batu loncatan bagi kariernya di level internasional.
Pada 2014, Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) menunjuknya sebagai asisten pelatih tim nasional, sebelum akhirnya ia didapuk sebagai pelatih interim menggantikan Uli Stielike. Puncak kariernya di level tim nasional terjadi saat ia menjabat sebagai pelatih kepala Korea Selatan antara 2016 hingga 2018.
Di bawah arahannya, tim berjuluk The Taeguk Warriors berhasil tampil di Piala Dunia Rusia 2018. Momen paling fenomenal adalah saat Korea Selatan menumbangkan juara bertahan Jerman dengan skor 2-1, yang sekaligus memastikan tersingkirnya tim raksasa Eropa tersebut dari turnamen.
Pengalamannya di Asia Tenggara dimulai pada 2020 ketika PSSI menunjuknya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Selama masa kepemimpinannya, ia mencatatkan sejarah dengan membawa Indonesia lolos ke fase knockout Piala Asia 2023 untuk pertama kalinya.
Sebelum dikaitkan dengan Persija, Shin sempat melatih Ulsan HD pada tahun ini. Namun, masa jabatannya berakhir lebih cepat setelah ia diberhentikan hanya berselang dua bulan sejak penunjukannya, dengan catatan dua kemenangan dan empat kekalahan dari sepuluh pertandingan yang dilalui.
Kini, tantangan besar menanti Shin Tae-yong jika kesepakatan dengan Persija Jakarta benar-benar terwujud. Sebagai klub pertama yang ia latih di luar Korea Selatan, ekspektasi dari basis pendukung besar, The Jakmania, diprediksi akan menjadi beban sekaligus motivasi bagi pelatih berusia 55 tahun tersebut dalam upaya membawa Macan Kemayoran meraih gelar juara Liga Indonesia.

