Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut buku sejarah nasional tinggal menunggu tahap akhir penyuntingan dan penyempurnaan tampilan sebelum diluncurkan ke publik. Ia menargetkan buku itu bisa diakses masyarakat pada Agustus 2026.
“Sudah terbit sebenarnya, tapi sedang kita edit dengan perwajahannya, desain bukunya. Insyaallah nanti bulan Agustus,” ujar Fadli Zon usai salat Iduladha di Masjid Istiqlal, Rabu, 27 Mei 2026.
Fadli menegaskan, proses yang tersisa hanya menyangkut penyuntingan final serta perbaikan desain buku. Setelah itu, dokumen sejarah nasional tersebut akan dibuka untuk publik.
“Iya, diakses oleh publik Agustus,” katanya.
Komentar

