Jakarta – Piala Dunia 2026 dipastikan hadir dengan skala yang lebih besar dan persaingan yang lebih sengit, saat turnamen ini digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 12 Juni hingga 20 Juli. Ajang edisi ke-23 tersebut akan diikuti 48 tim nasional, sehingga kompetisi menuju gelar juara diprediksi berlangsung jauh lebih ketat.
Rangkaian turnamen akan diawali dengan seremoni pembukaan di Stadion Azteca, Mexico City, pada 11 Juni. Sehari setelahnya, atmosfer kompetisi langsung memanas ketika laga perdana digelar pada Jumat, 12 Juni.
Partai pembuka akan mempertemukan tuan rumah Meksiko dengan Afrika Selatan. Pada hari yang sama, Korea Selatan dijadwalkan menghadapi Republik Ceko sebagai bagian dari dimulainya kontestasi di lapangan hijau.
Format baru yang membagi peserta ke dalam 12 grup membuat perebutan tiket ke fase berikutnya semakin dinamis. Setiap tim harus melewati jadwal padat di fase grup sebelum masuk ke babak gugur.
Pertandingan sistem eliminasi akan dimulai dari babak 32 besar pada akhir Juni dan berlanjut hingga pertengahan Juli. Ketegangan turnamen kemudian mendekati puncaknya pada Minggu, 19 Juli, saat laga perebutan tempat ketiga berlangsung di kawasan Miami.
Puncak seluruh rangkaian akan tersaji di Stadion MetLife, New York, yang menjadi lokasi final sekaligus penentuan juara dunia. Laga penutup itu dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 Juli.
Dengan agenda sepanjang lebih dari sebulan, Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi salah satu edisi paling bergengsi di Benua Amerika. Publik pencinta sepak bola pun tinggal menunggu siapa yang akhirnya mampu mengangkat trofi emas.

