Berita

Surat Investor China Disorot, Prabowo Akui Birokrasi Bermasalah

geger-surat-keluhan-investor-china-ke-presiden-disorot-media-internasional
Geger Surat Keluhan Investor China ke Presiden Disorot Media Internasional

Jakarta – Surat terbuka kamar dagang investor China di Indonesia memicu sorotan internasional setelah memuat keluhan serius tentang iklim usaha di Tanah Air. Para investor yang tergabung dalam Kamar Dagang China di Indonesia atau CCCI menyatakan khawatir terhadap ketidakpastian regulasi, penegakan aturan yang dianggap terlalu keras, hingga dugaan pemerasan oleh oknum pejabat.

Kekhawatiran itu mereka sampaikan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam surat tersebut, CCCI menilai sederet persoalan itu telah mengganggu kelancaran bisnis sekaligus menggerus kepercayaan jangka panjang perusahaan-perusahaan asal China yang menanam modal di Indonesia.

Isu paling menonjol muncul di sektor hilirisasi nikel, bidang yang selama ini banyak ditopang investor China. Para pelaku usaha menyoroti kenaikan tarif royalti serta perubahan mendadak rumus harga bijih nikel. Mereka mengeklaim kebijakan itu membuat biaya operasional smelter melonjak hingga 200 persen.

Di sisi lain, pemangkasan kuota penambangan bijih nikel atau RKAB juga ikut menjadi perhatian. Kuota tahun ini disebut menyusut hingga sekitar 30 juta ton, sementara pada sejumlah tambang besar pengurangannya mencapai lebih dari 70 persen. Menurut investor, kondisi tersebut berpotensi mengganggu keberlanjutan pengembangan industri hilir nikel di Indonesia.

Presiden Prabowo menanggapi keluhan itu dengan mengakui bahwa birokrasi dan pungutan liar masih menjadi masalah dalam proses perizinan. Ia menyebut ada pejabat yang memanfaatkan aturan untuk kepentingan pribadi dengan meminta komisi kepada pelaku usaha agar izin lebih cepat terbit.

SMAN 1 Pontianak Dukung SMAN 1 Sambas ke LCC Nasional

“Peraturan cenderung menjadi inisiatif birokrat, terus terang, untuk mencari peluang. Beberapa akan meminta komisi, meminta uang untuk mempercepat penerbitan izin,” kata Prabowo.

Pemerintah, lanjut Prabowo, kini menyiapkan satuan tugas khusus deregulasi. Tim ini disiapkan untuk memangkas hambatan birokrasi yang selama ini banyak dikeluhkan investor.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia memiliki hak penuh untuk menentukan kebijakan ekonominya sendiri. Ia bahkan mengatakan pemerintah tidak akan menahan jika ada perusahaan asing yang memilih hengkang dari Indonesia.

Meski begitu, pemerintah tetap meninjau sejumlah kebijakan, termasuk rencana kenaikan royalti mineral dan kemungkinan pemberian pengecualian tertentu.

“Saya sudah komplain ke mereka, banyak pengusaha China di sini yang juga melakukan bisnis nggak legal. Saya minta dia perbaiki waktu itu, dia janji akan memperingati mereka. Jadi itu dua arah sebetulnya, tidak ada masalah,” ujar Purbaya.

KSP Tegaskan Pemerintah Terbuka, Bantah Intimidasi ke Kritikus

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

05

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

06

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

07

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com