JAKARTA – Volume kendaraan yang melintasi ruas Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) mengalami lonjakan signifikan sebesar 75,5 persen pada H-1 libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat sebanyak 38.239 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui tol tersebut. Angka ini melonjak tajam dibandingkan volume lalu lintas normal harian yang biasanya hanya mencapai 21.787 kendaraan.
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni, menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan terjadi secara bertahap sepanjang hari. Lonjakan mulai terlihat pada pagi hari sebesar 22,05 persen dan terus merangkak naik hingga siang hari mencapai 81,84 persen.
Puncak kepadatan arus kendaraan terjadi pada malam hari dengan lonjakan mencapai 213,59 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, untuk arus kendaraan menuju Jakarta, volume tercatat sebanyak 26.642 unit. Angka tersebut terpantau relatif stabil dengan kenaikan sebesar 20,61 persen dibandingkan lalu lintas harian normal sebanyak 22.090 kendaraan.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintasi Tol MBZ dari kedua arah mencapai 64.881 unit. Data ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk bepergian keluar kota.
Menanggapi peningkatan arus lalu lintas ini, pihak pengelola mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pengendara diminta memastikan kondisi fisik pengemudi maupun kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan daya listrik kendaraan. Pengendara juga diminta lebih waspada terhadap potensi perubahan cuaca, terutama hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.
Untuk memantau informasi terkini dan layanan lalu lintas, pengguna jalan dapat mengakses pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133, memantau akun Twitter @PTJASAMARGA, atau menggunakan aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia di perangkat iOS maupun Android.

