JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak terbatas dengan potensi koreksi pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Pergerakan indeks hari ini dipengaruhi oleh dinamika pasar global serta fluktuasi harga komoditas dunia.
Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Rabu (6/5/2026), IHSG berhasil menguat 0,50% dan bertengger di level 7.092,47. Penguatan tersebut selaras dengan sentimen positif dari bursa global dan regional Asia, serta penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Analis menilai, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini akan dipengaruhi oleh harga komoditas, yakni kenaikan harga emas dan pelemahan harga minyak mentah dunia. Selain itu, faktor geopolitik seperti ketegangan hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok serta isu Timur Tengah tetap menjadi sentimen utama pasar.
MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang *support* 7.047 dan *resistance* 7.170. Beberapa saham yang direkomendasikan untuk dicermati antara lain BIPI di rentang harga Rp268–Rp276, BKSL di Rp122–Rp133, serta UNVR di area Rp1.955–Rp2.060.
Di sisi lain, Pilarmas Investindo Sekuritas optimistis indeks masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan meski terbatas. IHSG saat ini sedang berupaya menembus level psikologis di angka 7.100. Secara teknikal, indeks diperkirakan bergerak di kisaran 7.065 hingga 7.150.
Absennya rilis data ekonomi domestik yang signifikan dalam waktu dekat membuat pelaku pasar cenderung memantau sentimen eksternal. Investor disarankan untuk tetap memperhatikan sejumlah sektor yang dinilai menarik, yakni sektor energi, industrial, *consumer cyclical*, dan *consumer non-cyclical*.

