Berita

Pemprov DKI Jakarta Awasi Ketat Produsen Makanan Berbahan Ikan Sapu-Sapu

Jakarta – Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Pemprov DKI Jakarta bakal mengawasi ketat pengolahan pangan yang memanfaatkan ikan sapu-sapu. Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok, menyatakan langkah ini disiapkan di tengah kekhawatiran penggunaan ikan tersebut dalam produk olahan seperti Siomay.

Pengawasan terhadap pelaku usaha binaan Pemprov DKI Jakarta sejauh ini telah dilakukan secara ketat, termasuk dari aspek kebersihan hingga kehalalan produk. Hasudungan menegaskan akan ada penindakan khusus bagi pelaku yang melanggar. "Iya (akan ada penindakan khusus)," kata Hasudungan, Senin 20 April 2026. Ia menambahkan, binaan Dinas KPKP sudah melalui pembinaan higiene, sanitasi, hingga sertifikasi halal.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta membuka opsi pemanfaatan ikan sapu-sapu menjadi produk bernilai guna. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyebut inovasi tersebut mengacu pada Brasil, yang mengolah ikan sapu-sapu menjadi berbagai bahan, termasuk arang. "Ada usulan sementara, ini pernah dilakukan oleh Brasil. Bahwa ternyata ikan sapu-sapu ini di Brasil juga menjadi permasalahan, tapi ternyata dia bisa menjadi komponen lain. Itu bahkan bisa menjadi arang. Nah, itu kemarin saya kirim kepada dinas LH. ‘Coba kita bikin seperti ini’," kata Rano di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa 21 April 2026.

Menurut Rano, temuan tersebut menjadi alternatif solusi dalam menangani ledakan populasi ikan sapu-sapu di Jakarta yang selama ini menimbulkan persoalan lingkungan. Di sisi lain, Rano mengakui penanganan awal ikan sapu-sapu yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta masih memiliki kekurangan, termasuk dalam proses pemusnahan ikan yang dinilai belum optimal hingga dikritik Majelis Ulama Indonesia.

Berita lain yang terpopuler dalam sepekan terakhir adalah terkait sebuah angkutan kota yang ludes dilalap si jago merah di dekat kantor kecamatan Tanah Abang, Jakarta. Di balik kebakaran itu, ada cerita miris. Pengemudinya rupanya disiram bensin lalu dibakar hidup-hidup. Kapolsek Tanah Abang, Dhimas Prasetyo, mengungkap korban S (52) menderita luka bakar serius akibat kejadian ini. "Korban S menderita luka bakar pada punggung, bokong sisi kiri dan tangan sisi kiri," kata Dhimas, Sabtu 25 April 2026.

Rahmat Saleh Apresiasi Prabowo Ambil Alih Hutan Negara

Dari hasil penyelidikan, pelaku berinisial P (38) nekat membakar korban usai cekcok soal antrean angkot. Kejadian bermula saat korban sedang giliran untuk mengangkut penumpang. Pelaku tiba-tiba menyela antrean hingga ditegur.

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

05

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

06

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

07

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com