Sport

Pelatih Valencia Putri B Meninggal Dunia di Indonesia

Labuan Bajo – Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Spanyol. Fernando Martin Carreras, pelatih Valencia Putri B, bersama tiga anaknya, meninggal dunia dalam kecelakaan kapal wisata di perairan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (26/12/2025).

Istri Fernando, Andrea Ortuno, dan putri mereka yang berusia tujuh tahun, Mar, berhasil selamat dari musibah tersebut.

Klub raksasa Spanyol, Real Madrid, turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian tragis pelatih muda tersebut. Ucapan duka cita itu diunggah melalui akun resmi klub pada Minggu (28/12/2025).

“Real Madrid C. F., beserta presiden dan Dewan Direksinya, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Fernando Martín, pelatih Valencia C. F. Women B, serta tiga orang anaknya, dalam kecelakaan perahu tragis yang terjadi di Indonesia,” tulis pernyataan resmi Real Madrid.

Klub ibu kota Spanyol itu juga menyampaikan simpati kepada Andrea dan Mar yang selamat dalam kecelakaan tersebut. “Kami juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga dan orang-orang terdekatnya, serta kepada seluruh keluarga besar Valencia.”

Prediksi Bagan Piala Dunia 2026: Peluang Semifinal dan Peringkat FIFA Terbaru

Tim SAR gabungan menemukan serpihan kapal wisata KM Putri Sakinah, yang mengalami kecelakaan di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Sabtu (27/12/2025).

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risqiyanto, menjelaskan bahwa kecelakaan kapal pinisi KM Putri Sakinah itu disebabkan oleh gelombang tinggi.

“Ketinggian gelombang yang terjadi di lapangan adalah *swell* atau gelombang tinggi yang datang tiba-tiba antara 2-3 meter dan terjadi dalam periode yang singkat, hanya setengah sampai satu jam saja, sehingga itu yang membuat kesulitan di dalam kami melakukan pencarian awal, karena gelombang tinggi,” jelas Stephanus.

Kapal wisata tersebut, kata Stephanus, mati mesin dan akhirnya tenggelam. Saat kejadian, kapal mengangkut sebelas penumpang, terdiri dari tujuh wisatawan asing asal Spanyol, empat anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu wisata.

Sebelumnya, kapal berlayar dari Pulau Kalong, Taman Nasional Komodo, dan hendak menuju Pulau Padar untuk melakukan *trekking*.

Yuran Fernandes Resmi Gabung Persebaya, PSM Makassar Cari Pengganti Baru

Dari proses evakuasi, tujuh orang berhasil diselamatkan, yaitu empat awak kapal, seorang pemandu wisata, dan dua penumpang. Sementara, empat penumpang lainnya dinyatakan hilang, termasuk Fernando Martin Carreras dan ketiga anaknya.

Komentar