Jakarta – Petarung UFC, Ian Machado Garry, secara tegas menolak kemungkinan berduel dengan mantan juara Leon Edwards di masa depan. Perseteruan pribadi dan tuduhan kebohongan menjadi pemicu utama di balik keputusan bintang yang akan berlaga di UFC Qatar November mendatang ini.
Garry menuding Edwards sebagai pembohong dan tidak ingin lawan lamanya tersebut mendapatkan keuntungan finansial dari sebuah pertarungan dengannya. Hubungan kedua petarung ini memburuk setelah Edwards mengklaim Garry dikeluarkan dari tempat latihan karena melanggar aturan, klaim yang dibantah keras oleh Garry.
Edwards sebelumnya menuduh Garry diusir dari gym akibat sering terlambat. Namun, Garry bersikeras bahwa tuduhan tersebut adalah kebohongan, merasa dirinya menjadi korban fitnah.
“Saya tidak pernah menginginkan atau tertarik agar dia mendapatkan uang dari saya dengan melakukan semua pekerjaan berat sebagai petarung yang lebih menarik, dan dia mendapatkan keuntungan finansial dalam bentuk apa pun,” kata Garry tentang Edwards. Ia menegaskan tidak suka berhadapan dengan pembohong.
Meskipun demikian, Garry membuka satu-satunya kemungkinan duel jika Edwards bersedia mempertaruhkan segalanya. “Jika dia bersedia bertarung dengan saya dengan taruhan semuanya atau tidak sama sekali, saya akan bertarung dengannya seketika, karena saya akan memastikan dia keluar dari sana benar-benar babak belur, pingsan, dan tidak mendapatkan keuntungan apa pun,” ujarnya.
Bentuk kebencian Garry terhadap Edwards juga terlihat dari dukungannya kepada Carlos Prates, lawan Edwards di UFC 322. “Saya akan mengenakan bendera Brasil di bahu saya pada 15 November, mendukung Carlos Prates, menontonnya membuat Leon Edwards pingsan,” tegas Garry.
Kedua petarung ini dijadwalkan kembali ke oktagon dalam waktu berdekatan. Ian Machado Garry akan berlaga di UFC Qatar pada November, sementara Leon Edwards akan menghadapi Carlos Prates di UFC 322.

