London – Granit Xhaka membeberkan momen tak terlupakan saat Mikel Arteta mengambil alih kursi pelatih Arsenal. Eks gelandang The Gunners ini mengenang bagaimana Arteta secara dramatis menggunakan analogi kursi berserakan untuk menggambarkan kondisi kacau tim pada hari pertamanya, Desember 2019.
Arteta, yang ditunjuk sebagai pelatih Arsenal pada Desember 2019, mengumpulkan seluruh staf dan pemain di sebuah ruangan besar di tempat latihan. Ia menunjuk kursi-kursi yang berserakan di mana-mana.
“Saya tidak akan pernah melupakan hari pertama Mikel datang. Kami punya ruangan besar dan ada beberapa kursi di sana, tetapi kursi-kursi itu ada di mana-mana — kacau,” kata Granit Xhaka.
Pelatih asal Spanyol itu kemudian menyampaikan pesan lugas. “Teman-teman, dari luar, kalian terlihat seperti ini. Kekacauan,” ujarnya, sebagaimana dituturkan Xhaka.
Seluruh orang di ruangan itu kemudian diminta untuk mengambil kursi masing-masing dan meletakkannya di tempat yang tepat. Setelah itu, Arteta menegaskan, “Saya ingin kalian seperti ini setiap hari.”
Xhaka mengaku kagum dengan standar yang langsung ditetapkan Arteta sejak hari pertama. “Anda berpikir ‘wow’, dia sudah memulai dengan standar-standar ini — hari pertama,” tambahnya.
Sejak saat itu, Arteta membangun mentalitas tim, standar dalam latihan, pra-latihan, aktivasi, dan pemulihan. Ia juga membawa orang-orang yang sangat kompeten, mengubah cara pandang tim terhadap sepak bola.
Bersama Mikel Arteta, Xhaka yang saat itu masih membela Arsenal, berhasil meraih Piala FA pada tahun 2020. Ia juga berperan penting membawa tim menjadi penantang serius gelar Liga Inggris musim 2022/2023, meski akhirnya Manchester City keluar sebagai juara.
Kini, gelandang berusia 33 tahun itu menjabat kapten Sunderland. Ia dijadwalkan akan bertanding melawan mantan klubnya, Arsenal, pada Minggu (9/11) mendatang. Performanya di laga tersebut sangat dinantikan.


