Jakarta, Gonesia.com – PT Telkom Akses mencatatkan akselerasi performa operasional yang signifikan sepanjang Semester I 2026 sebagai dampak langsung dari transformasi digital yang konsisten.
Perusahaan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tersebut berhasil mencatatkan berbagai capaian infrastruktur krusial di tengah upaya memperkuat ekonomi digital nasional.
Sepanjang enam bulan pertama tahun 2026, perusahaan telah merampungkan pembangunan 366.000 port baru untuk pelanggan.
Jejak pembangunan infrastruktur fisik juga diperluas melalui pemasangan kabel serat optik sepanjang 20.223 kilometer di berbagai wilayah.
Selain itu, entitas ini sukses menyelesaikan fiberisasi tower dengan total panjang mencapai 3.417 kilometer.
Pencapaian tersebut diklaim sebagai wujud nyata dukungan perusahaan terhadap komitmen Danantara Indonesia dalam membangun fondasi ekonomi digital yang lebih kokoh.
CEO Telkom Akses, Irphan Wijaya, menyatakan bahwa torehan kinerja positif ini merupakan hasil kolaborasi kolektif seluruh insan perusahaan.
“Kami terus memperkuat implementasi transformasi operational dan service excellence, sekaligus mendukung komitmen Danantara Indonesia dalam membangun fondasi ekonomi digital nasional,” tuturnya dikutip dari keterangan resmi, Jumat (7/8).
Ia menambahkan, efisiensi operasional perusahaan kini telah mencapai level yang semakin optimal berkat digitalisasi berbasis data.
Indikator kualitas layanan menunjukkan tren positif dengan realisasi Time to Install (TTI) 3×24 Jam mencapai 110,4 persen terhadap target.
Fulfillment Guarantee (FFG) juga mencatatkan angka realisasi yang impresif, yakni berada di posisi 100,1 persen.
Sementara itu, efektivitas perbaikan jaringan atau Time to Repair (TTR) berhasil melampaui target dengan capaian 127,9 persen.
Keberhasilan ini didorong oleh empat pilar transformasi yang mencakup penguatan tata kelola, digitalisasi proses, optimalisasi sumber daya, serta standar operasional yang ketat.
Strategi tersebut dipastikan sejalan dengan peta jalan transformasi TLKM 30 yang berfokus pada keunggulan layanan di seluruh entitas grup.
Dia menegaskan, perusahaan tidak hanya mengejar kecepatan konektivitas semata dalam pengembangan jaringannya.
Pemerataan akses telekomunikasi dipandang sebagai instrumen penting untuk memajukan sektor pendidikan dan layanan publik di berbagai daerah.
Pertumbuhan ekonomi digital di tingkat akar rumput pun menjadi target jangka panjang dari setiap kilometer serat optik yang digelar.
Memasuki Semester II 2026, perusahaan berkomitmen untuk melanjutkan ekspansi jaringan serta percepatan fiberisasi di wilayah-wilayah strategis.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan talenta yang adaptif terhadap perubahan teknologi sebagai modal utama di masa depan.
Penguatan budaya keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama dalam setiap proses operasional yang dijalankan di lapangan.
Sinergi berkelanjutan dengan TelkomGroup akan terus dipacu untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing infrastruktur digital Indonesia di kancah global.
Perusahaan kini tengah mempersiapkan fondasi konektivitas masa depan melalui peningkatan kapasitas jaringan yang lebih masif.
Melalui semangat pemerataan konektivitas ke seluruh negeri, Telkom Akses menargetkan jangkauan yang lebih luas bagi masyarakat luas.


