Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa tugas menjaga kedaulatan Indonesia bukan perkara ringan. Dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI, ia menyebut Indonesia hanya mengandalkan TNI untuk mengawal wilayah yang luasnya ia bandingkan dengan Eropa yang terdiri atas lebih dari 30 negara.
Prabowo mengatakan, Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki tantangan pertahanan yang besar. Ribuan pulau, wilayah laut yang sangat luas, perbatasan panjang, serta objek-objek strategis menjadi tanggung jawab yang harus dijaga secara menyeluruh.
“Bangsa kita, negara kita, adalah negara yang sangat besar. Wilayah kita luas, kita memiliki ribuan pulau, wilayah laut yang sangat luas, perbatasan yang panjang, berbagai objek strategis yang harus kita jaga,” ujar Prabowo.
Ia kemudian menyinggung perbandingan dengan Eropa. Menurutnya, kawasan itu terbagi atas puluhan negara dengan masing-masing kekuatan militernya sendiri, sementara Indonesia hanya memiliki satu TNI.
“Kita harus ingat bangsa Indonesia luasnya adalah seperti Eropa. Di Eropa terdiri dari 30 negara lebih. Mereka punya 30 angkatan perang, 30 angkatan udara, 30 angkatan laut. Kita satu, TNI. Tugas saudara berat. Tapi, saya yakin saudara mampu,” kata Prabowo.
Di hadapan para prajurit, Prabowo juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI beserta keluarganya. Ia menegaskan perhatian itu mencakup pendidikan anak, layanan kesehatan, serta kehidupan keluarga prajurit.
“Saudara-saudara sekalian, pemerintah akan terus memperhatikan kesejahteraan prajurit, pendidikan anak-anak prajurit, pelayanan kesehatan, serta kehidupan keluarga prajurit,” ucapnya.
Meski begitu, Prabowo mengingatkan bahwa TNI adalah tentara rakyat. Karena itu, ia menilai tingkat kehidupan prajurit tidak boleh terlalu jauh dari kondisi masyarakat pada umumnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar prajurit yang ikut menanggung beratnya pengabdian tersebut. Pengorbanan itu, kata Prabowo, tidak hanya dirasakan prajurit, tetapi juga istri, suami, anak-anak, dan orang tua mereka.
“Sekali lagi, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para istri-istri prajurit, kepada suami yang memiliki istri seorang prajurit TNI, untuk anak-anak, dan orang tua para prajurit yang selalu menunggu dan harus siap bila suaminya, istrinya, atau putranya, atau putrinya tidak akan kembali,” ujarnya.
Dalam upacara tersebut, Mabes TNI menyebut sebanyak 3.378 pasukan dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU dilibatkan. Sebanyak 38 alat utama sistem persenjataan atau alutsista juga ditampilkan dalam peringatan yang mengusung tema TNI Kuat Bersama Rakyat itu.


