Berita

Polda Sulut Klarifikasi Polisi Mundur Usai Mutasi Saat Tangani Kasus Korupsi

[Minahasa] – Anggota polisi, Vicky Katiandagho, menjadi viral setelah muncul kabar bahwa ia mundur akibat dimutasi saat menangani kasus korupsi.

Menanggapi isu tersebut, Polda Sulawesi Utara langsung memberikan klarifikasi. Kabid Humas Polda Sulut, Alamsyah, menegaskan bahwa mutasi yang dialami Vicky merupakan rotasi rutin, bukan terkait penanganan kasus.

Alamsyah menjelaskan bahwa Vicky termasuk dalam program mutasi tour of duty dan tour of area tahun 2024.

“Mutasinya bersifat rutin,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/3/2026).

Vicky sebelumnya bertugas di Unit Tipikor Satreskrim Polres Minahasa. Ia lalu dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud bersama 20 bintara lain berdasarkan Kep 534/X/2024.

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Dukung Kerja Pemerintah

"Vicky di tahun 2024, masuk dalam SKEP mutasi tour of duty, tour of area, berdasarkan Kep 534/X/2024 ttg Mutasi rutin 20 pers bintara. Yang bersangkutan mutasi dari Polres Minahasa ke Polres Talaud," ucap dia.

“Jadi ini hal yang biasa dilakukan,” sambung dia.

Selama bertugas, Vicky memang ikut menangani beberapa perkara korupsi. Sebagian kasus sudah P21, sementara lainnya masih berjalan.

Dia kembali menegaskan, mutasi tersebut tidak berkaitan dengan penanganan kasus korupsi. Penanganan perkara tetap berjalan karena ditangani tim, bukan individu.

“Menjelaskan penanganan perkara bukan dia sendiri yang pegang, melainkan tim/unit,” kata Alamsyah.

Menkraf Resmikan Restoran Sederhana, Dorong Kuliner Indonesia Mendunia

Isu yang beredar di media sosial menyebut Vicky mundur karena tekanan setelah mengungkap kasus dugaan korupsi. Alamsyah menampik hal tersebut.

Vicky diketahui mengajukan pengunduran diri pada 2025. Pengajuan itu disetujui Januari 2026 melalui mekanisme pensiun dini.

“Pengunduran diri yang bersangkutan kemauan sendiri dan juga atas persetujuan istri,” ujar Alamsyah.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru