Jakarta – Pohon memberikan kontribusi besar bagi kehidupan, menyediakan oksigen dan menyimpan karbon, menurut Ernyasih, dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
Ernyasih menekankan pentingnya pohon untuk keberlangsungan hidup manusia dan alam semesta. Pohon berperan penting dalam meredam gas rumah kaca penyebab pemanasan global dan perubahan iklim.
Pohon menyimpan karbon yang menjadi sumber utama pemanasan global. "Zat karbon dioksida dan oksigen di dalam atmosfer ini semakin seimbang bila sebaran pohon-pohonnya pun rata," katanya.
Keberadaan pohon juga menjaga kualitas udara yang berpengaruh pada kesehatan sistem pernapasan. Satu hektar Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dipenuhi pohon besar menghasilkan 0,6 ton oksigen untuk 1500 orang per hari, dan dapat menyerap 2,5 ton karbon dioksida.
Pohon menurunkan suhu udara 5-6°C, meredam kebisingan antara 25-80%, serta mengurangi kekuatan angin sebesar 75-80%.
Ernyasih menjelaskan dampak penebangan pohon. "Ketika pohon banyak ditebang, maka polusi semakin meningkat sehingga akan mempengaruhi kehidupan manusia terutama pada saluran pernapasan pada seseorang yang memiliki sensitifitas pernapasan seperti asma, dan menimbulkan dampak panjang berupa bronkitis," terangnya.
"Mereka akan sulit bernapas, sampai pada penelitian terbaru, bahkan banyak kematian akibat polusi udara," tambahnya.


