Jakarta – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina, berhasil melampaui target produksi minyak dan gas (migas) pada triwulan I tahun 2026. Kinerja positif ini menandakan geliat sektor hulu migas nasional.
Menurut Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani, produksi minyak perusahaan mencapai lebih dari 120% dari target yang ditetapkan. Sementara itu, produksi gas juga menunjukkan performa yang baik dengan realisasi sekitar 104% dari target.
Capaian ini diraih berkat sinergi PHI dengan anak-anak perusahaannya yang beroperasi di Kalimantan, termasuk PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur. PHI juga mengelola aset-aset PT Pertamina EP dan PHE di wilayah tersebut.
Realisasi produksi minyak PHI pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 60.300 barel per hari (bph), melampaui target sebesar 49.400 bph atau sekitar 122%.
Untuk produksi gas, realisasi mencapai 606.000 MSCFD, melampaui target 583.000 MSCFD atau sekitar 104%. Kontribusi terbesar berasal dari PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), yang mengelola Blok Mahakam di Kalimantan Timur.
Handri menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari upaya industri hulu migas dalam mendukung target swasembada energi yang dicanangkan oleh pemerintah.

