Berita

Pemkab Blora Gunakan Utang Rp 215 Miliar dari Kemenkeu untuk Perbaiki Jalan

Blora – Pemerintah Kabupaten Blora siap memulai perbaikan 41 ruas jalan setelah mengantongi izin pinjaman daerah senilai Rp 215 miliar dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dana pinjaman dari Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) ini akan dialokasikan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang mendesak di wilayah tersebut.

Bupati Blora, Arief Rohman, mengonfirmasi bahwa persetujuan dari Kemenkeu telah diterima. Selain itu, izin Inpres Jalan Daerah dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga dikabarkan telah disetujui, menandai langkah maju dalam upaya peningkatan kualitas jalan.

Pinjaman daerah sebesar Rp 215 miliar tersebut secara khusus akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, dengan fokus utama pada perbaikan 41 ruas jalan. Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Blora dan mempercepat penyelesaian permasalahan infrastruktur yang ada.

Sebelumnya, Pemkab Blora telah meneken kesepakatan pinjaman daerah dengan Bank Jateng pada Mei 2025. Namun, proses pencairan sempat tertunda lantaran beberapa berkas yang dibutuhkan belum lengkap, sehingga persetujuan dari Kemenkeu belum dapat diberikan.

Dengan semua izin yang kini telah diperoleh, Pemkab Blora menegaskan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti dan merealisasikan program perbaikan infrastruktur yang sangat dinanti masyarakat. “Izinnya sudah keluar, *clear* semua, tidak ada masalah,” ungkap Arief Rohman.

KKP dan WWF-Indonesia Ajak Masyarakat Jaga Laut di Bali

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru