IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Sport

Marquez Manfaatkan Situasi, Tim MotoGP 2026 Berebut Tempat di Garasi.

Gonesia – , Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, melontarkan analogi menarik mengenai kejuaraan dunia MotoGP 2026. Menurut Marquez, tahun tersebut tidak hanya akan menjadi ajang perebutan gelar juara, melainkan juga sebuah “pasar” besar bagi para pembalap dan tim.

Situasi ini dipicu oleh berakhirnya kontrak hampir 90 persen pembalap di grid MotoGP setelah musim 2026. Kondisi ini membuat bursa transfer pembalap, atau yang dikenal sebagai *Silly Season* untuk MotoGP 2027, akan memanas dan menuntut kehati-hatian dalam mengambil keputusan, termasuk bagi Marquez sendiri.

Musim 2026 memang sangat dinantikan. Selain persaingan ketat dari Aprilia dan kemajuan positif Honda untuk menantang dominasi Ducati, faktor utama yang menjadi sorotan adalah perpindahan pembalap. Setiap tim mulai melirik rider potensial untuk mendukung ambisi mereka di MotoGP 2027, mengingat regulasi baru akan diterapkan dengan perubahan motor dari 1000cc menjadi 850cc.

Perubahan regulasi teknis ini mengharuskan para pembalap menilai performa setiap motor sepanjang 2026 dengan cermat, sebelum memilih tim untuk musim 2027. Marc Marquez, meski saat ini membela pabrikan superior Ducati, juga menegaskan akan melakukan hal serupa.

Menariknya, Ducati dikabarkan akan melibatkan Marc Marquez dalam proyek pengembangan motor MotoGP 2027. Langkah ini diambil mengingat Dorna telah menginstruksikan pemangkasan perangkat aerodinamika motor semaksimal mungkin. Dalam konteks ini, Marquez dianggap sebagai pembalap paling berpengalaman dengan motor yang belum didominasi perangkat aero layaknya kuda besi MotoGP saat ini.

Kejurnas Hockey Indoor 2026 Jadi Ajang Kumpulkan Poin Menuju Level Dunia

Mengenai pandangannya terhadap MotoGP 2026, Marquez menyatakan, “2026 akan jadi musim yang menarik. Tak hanya soal perebutan gelar dunia, tak hanya soal aksi di dalam trek, melainkan juga hal-hal di luar trek tapi masih di dalam paddock (garasi), di antara satu balapan ke balapan lainnya. Ini akan jadi ‘pasar’ yang paling sulit,” ujarnya.

Sejak debutnya di MotoGP pada 2013, Marquez belum pernah mengendarai mesin selain 1000cc. Ia hanya pernah merasakan peralihan ban dari Bridgestone ke Michelin pada 2016. Oleh karena itu, ia merasa harus lebih jeli dalam memilih proyek untuk musim 2027 mendatang.

“Selama saya berkarier di MotoGP, mereka tidak pernah mengganti aturan (teknis), mereka hanya ganti (pemasok) ban. Cukup mudah memprediksi proyek mana yang terbaik bagi Anda. Namun, tak ada yang bisa menjanjikan motor mana yang akan jadi yang terbaik,” lanjut Marquez.

Marc Marquez Bicara Pensiun

Marquez juga tidak menutup kemungkinan untuk gantung helm. Pada Februari 2027, ia akan menginjak usia 34 tahun. Meski demikian, ia menegaskan akan terus berkompetisi selama masih merasa mampu meraih kemenangan dan gelar dunia.

Pelari Kenya dan Indonesia Dominasi Juara Maybank Marathon 2026

“Anda harus mengikuti insting. Jika saya masih lanjut sebagai pembalap, itu karena saya merasa saya masih bisa menang. Jika tidak, saya akan berhenti,” tegas pembalap asal Spanyol ini.

“Saya ingin merebut gelar dunia. Itulah yang utama, itulah tujuan saya, dan beban itu akan berada di pundak saya,” terang juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut.

Saat ini, Marquez telah mengoleksi sembilan gelar dunia, menyamai rekor Valentino Rossi dan Mike Hailwood. Jika berhasil meraih satu gelar lagi, ia akan menjadi pembalap dengan gelar dunia terbanyak ketiga sepanjang sejarah, di belakang Giacomo Agostini (15) dan Angel Nieto (13).

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

03

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

04

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

05

Profil Erling Haaland: Harapan Norwegia dan Kandidat Top Skor Piala Dunia 2026

06

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

07

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

08

Bencana Sumatra Rusak Parah 54 Sekolah; Siswa Belajar di Tenda

Berita Terbaru