Inggris – Meskipun baru saja bangkit dari keterpurukan, gelandang andalan Liverpool, Dominik Szoboszlai, mengingatkan bahwa perjuangan timnya dalam perebutan gelar Liga Inggris musim ini masih panjang. Penekanan ini disampaikan jelang duel panas The Reds melawan rival berat, Manchester City, yang dijadwalkan Minggu (9/11) pukul 23.30 WIB.
Szoboszlai menegaskan, meskipun Liverpool pernah merasakan manisnya gelar musim lalu, mereka sempat menghadapi awal musim yang sulit. Saat ini, tim Merseyside itu tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen sementara, Arsenal.
Performa The Reds baru-baru ini menunjukkan peningkatan signifikan. Setelah menelan empat kekalahan beruntun di liga, mereka berhasil menghentikan tren negatif tersebut dengan menundukkan Aston Villa pekan lalu. Momentum positif tersebut kemudian berlanjut dengan kemenangan meyakinkan atas Real Madrid di ajang Liga Champions pada pertengahan minggu.
Menjelang pertandingan penting di Stadion Etihad, Szoboszlai mendesak rekan-rekannya untuk tetap fokus. “Yang terpenting adalah terus seperti ini. Jalan masih panjang, sekarang semuanya tentang Liga Inggris dan menghadapi Man City akhir pekan ini,” ujarnya. “Kami tahu betapa bagusnya mereka sekarang. Kami harus fokus pada itu.”
Pemain asal Hongaria itu juga menekankan bahwa musim ini masih sangat panjang. “Jika kami unggul tujuh poin di tahap ini, tidak akan ada yang mengatakan bahwa kami sudah memenangkan liga,” tambahnya, mengingatkan agar tidak lengah.
Szoboszlai berkaca pada musim lalu, di mana saat Liverpool memimpin, tim tetap tenang dan terus bergerak maju, menyadari bahwa segalanya bisa terjadi dalam kompetisi yang ketat ini. Ia menggarisbawahi pentingnya fokus pada diri sendiri dan memenangkan pertandingan, sembari tetap memperhatikan performa tim lawan.
Lebih lanjut, Szoboszlai memuji kekompakan dan semangat tim Liverpool sebagai kunci dalam upaya mereka bangkit dari performa buruk yang sempat melanda. “Saya rasa semangat tim telah membantu kami. Kami tim yang sangat solid. Semua orang saling melindungi, kami saling mendukung. Itu hal terpenting,” katanya.
Ia mengungkapkan, ketika tim berada dalam situasi positif, semuanya terasa lebih mudah. Namun, tantangan sebenarnya muncul saat mereka menghadapi masa-masa sulit, seperti beberapa minggu sebelumnya. “Namun, bahkan saat itu pun, kita tetap bersatu dan terus maju, percaya bahwa semuanya akan berubah,” tutup Szoboszlai, optimis.


