Al Rayyan, Qatar – Pertarungan di luar oktagon mewarnai gelaran UFC Qatar saat petarung ternama Khamzat Chimaev terlibat insiden dengan Ian Machado Garry. Chimaev langsung buka suara mengenai pemicu keributan yang terjadi di lorong arena tersebut.
Insiden terjadi setelah Chimaev menyelesaikan tugasnya sebagai tim *corner* untuk Arman Tsarukyan yang sukses mengalahkan Dan Hooker pada Minggu lalu. Si Serigala, julukan Chimaev, terlihat mendorong Ian Machado Garry saat mereka berpapasan.
Chimaev mengungkapkan versinya, menuding Garry memulai dengan sentuhan fisik. “Jangan mendorong orang dari belakang, Anda tahu,” ujar Chimaev. “Dia memukul, mungkin lebih ke menampar punggung saya. Kalau Anda ingin menunjukkan respek, maka tunjukan respek yang sebenarnya. Itulah yang coba saya katakan pada dia.”
Chimaev menambahkan, Garry sengaja mencari sensasi. “Dia seperti itu sebab ingin membuat sensasi. Anda semua tahu dia, dia mencoba seperti Conor. Padahal, dia takkan bisa menjadi seperti Conor, sebab dia adalah petarung yang busuk,” sambung Chimaev.
Di sisi lain, Garry membantah tudingan Chimaev dan membeberkan kronologinya. “Saya menghampiri Arman, saya memberikan dia selamat,” jelas Garry. “Kemudian, saya mendekati Khamzat dan berkata: ‘Halo, Si Juara, apa kabar? Kapan Anda akan bertarung lagi?’ Dia menyaut: ‘Belum tahu, kapan saya, tinggal saya hajar’.”
Garry melanjutkan, di tengah banyaknya pihak keamanan, Chimaev tiba-tiba menunjukkan “energi kekanak-kanakan.” “Dia kemudian mendorong saya,” kata Garry. “Saya langsung berbalik dan berkata: ‘Anda adalah juara di olahraga ini, tetapi Anda malah kekanak-kanakan, Anda malah mengambil sorotan dari teman Anda sendiri’.” Garry bahkan menyebut tindakan Chimaev sebagai “energi dari seorang keparat” dan menegaskan akan “mengambil sabuk itu” di masa depan.

