BANDUNG, Gonesia.com – Kehadiran bek kanan naturalisasi, Sandy Walsh, di Persib Bandung memberikan dimensi baru bagi kedalaman skuad Maung Bandung dalam mengarungi kompetisi musim 2026.
Proses integrasi pemain asal Belgia tersebut ke dalam sistem permainan tim berjalan mulus setelah ia menjalani sesi latihan intensif di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (22/8/2026).
Sandy Walsh terlihat sudah mampu berbaur secara natural dengan rekan-rekan setimnya meskipun baru satu pekan bergabung.
Adaptasi yang cepat ini tidak terlepas dari banyaknya pemain Persib yang merupakan rekan setimnya di Tim Nasional Indonesia.
Sang pemain mengungkapkan rasa antusiasmenya terhadap lingkungan baru di Bandung yang menyambutnya dengan sangat terbuka.
“Pertama-tama, tentu saja perasaan yang bagus. Senang rasanya bisa berada di sini di Bandung, di lapangan latihan, dan menyenangkan bisa bersama teman-teman di lapangan untuk pertama kalinya,” ujar Sandy saat ditemui seusai latihan, Jumat (21/8/2026) seperti dikutip dari JPNN.com.
Ia menambahkan bahwa kondisi fisiknya telah kembali prima setelah menempuh perjalanan jauh dari Bali untuk bergabung dengan pemusatan latihan tim.
“Secara keseluruhan perasaannya bagus. Setelah perjalanan dari Bali, menyenangkan bisa memulai kembali,” lanjutnya.
Selain faktor rekan senegara di tim nasional, kemudahan adaptasi Sandy juga dipengaruhi oleh perkenalan lamanya dengan beberapa pemain asing Persib.
Dia mengaku sudah mengenal Gakuto Notsuda dan Gabriel Mutombo sejak mereka masih berkompetisi di Liga Super Thailand.
Relasi profesional yang sudah terjalin sebelumnya tersebut membuat transisi Sandy ke dalam skema permainan Persib menjadi jauh lebih sederhana.
Dia juga mengaku telah melakukan riset performa tim dengan menyaksikan pertandingan Persib pada musim kompetisi tahun lalu.
“Ya mengenal sebagain besar, ya lebih dari separuh tim (pemain timnas), tentu saja membuat adaptasi menjadi lebih mudah. Mengenal mereka sejak lama, tapi kami juga punya Notsuda dan Gabi dari Liga Thailnad. Saya sudah mengenal mereka sebelumnya dan saya juga menonton pertandingan Persib musim lalu,” jelasnya.
Kini, tantangan utama bagi pemain berusia 31 tahun tersebut adalah menyesuaikan diri dengan filosofi taktik pelatih kepala Igor Tolic.
Pengalaman ini menandai kali pertama Sandy bekerja di bawah arahan juru taktik asal Kroasia tersebut sepanjang karier profesionalnya.
Dia menyatakan optimisme tinggi untuk segera memahami keinginan pelatih dan memberikan kontribusi maksimal bagi tim kebanggaan warga Jawa Barat ini.
“Jadi, para pemain yang ada di sini yang belum saya kenal sebelumnya, saya sudah sedikit tahu gaya bermain mereka, dan ya bagus untuk saling mengenal dan mula bekerja sama,” pungkasnya.
Kehadiran Sandy diharapkan mampu memperkokoh lini pertahanan Persib dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat ke depannya.
Staf pelatih terus memantau perkembangan kebugaran sang pemain agar siap diturunkan dalam pertandingan kompetitif terdekat.
Dukungan dari rekan setim dan kesiapan mental Sandy menjadi modal krusial bagi Persib untuk mencapai target juara musim ini.


