Gonesia – Penampilan solid Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia yang kini menjadi pilar penting Sassuolo di Serie A, secara intensif menarik perhatian raksasa Italia, AC Milan. Bakat dan potensinya sebagai bek tengah tangguh disebut-sebut menjadi incaran serius Rossoneri di bursa transfer mendatang, menandai pengakuan atas performa apiknya bersama tim promosi tersebut.
Minat AC Milan terhadap bek berusia 25 tahun ini sejatinya bukanlah hal baru. Klub berjuluk Rossoneri itu sudah mengamati Idzes sejak bursa transfer musim panas lalu, saat ia masih memperkuat Venezia. Kala itu, belum ada langkah konkret dari Milan untuk melakukan kontak langsung.
Namun, situasi terkini mengindikasikan ketertarikan yang lebih serius. Jurnalis Sky Sports asal Italia, Luca Cilli, melalui akun X-nya mengonfirmasi bahwa AC Milan kini memantau Idzes secara mendalam. “AC Milan sedang mengikuti Jay #Idzes dengan penuh minat, seorang bek dari Sassuolo. Saat ini belum ada kontak langsung antara kedua klub,” tulis Cilli, menegaskan intensitas pengamatan tersebut.
Cilli juga membeberkan tiga alasan utama yang membuat klub peraih tujuh gelar Liga Champions itu tertarik pada Idzes. Pertama, usianya yang masih sangat muda, 25 tahun, menjamin prospek karier yang panjang di level tertinggi sepak bola Eropa. Kedua, Milan melihat adanya ruang pengembangan signifikan dalam diri Idzes untuk mencapai performa puncak di masa depan.
Ketiga, dan mungkin yang paling strategis, adalah fleksibilitas Idzes dalam skema tiga bek. Kemampuannya untuk mengisi semua peran dalam formasi tersebut menjadi nilai tambah yang krusial bagi manajemen Rossoneri, yang memang mengapresiasi pemain serbaguna.
Sejak berkarier di Venezia hingga menjadi andalan Timnas Indonesia, Idzes memang sering bermain dalam formasi tiga bek, umumnya ditempatkan sebagai bek tengah. Konsistensi performa dalam peran tersebut semakin memperkuat daya tariknya di mata klub-klub top Eropa.
Meskipun demikian, transfer Idzes ke San Siro kemungkinan besar belum akan terwujud pada jendela transfer Januari mendatang. Pasalnya, mantan pemain Go Ahead Eagles itu masih terikat kontrak jangka panjang dengan Sassuolo hingga tahun 2029. Jika AC Milan serius ingin memboyong kapten Timnas Indonesia ini, mereka harus siap menggelontorkan dana transfer yang tidak sedikit.

