HOUSTON, Gonesia.com – Fase 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Selasa (30/6) menjadi ujian berat bagi tiga raksasa sepak bola dunia.
Brasil, Jerman, dan Belanda dipastikan akan menghadapi lawan-lawan tangguh yang berpotensi memulangkan mereka lebih awal dari turnamen.
Jadwal pertandingan menyajikan duel panas Brasil kontra Jepang, Jerman melawan Paraguay, serta Belanda yang harus meladeni perlawanan Maroko.
Ketiga tim unggulan tersebut kini berada di bawah tekanan besar guna memastikan tiket menuju babak 16 besar.
Brasil secara khusus menaruh kewaspadaan tinggi terhadap Jepang yang sebelumnya sukses menumbangkan mereka 3-2 dalam laga persahabatan di Tokyo.
Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, mengakui bahwa kekalahan tersebut memberikan pelajaran berharga mengenai kekuatan sepak bola Jepang saat ini.
“Saya mendapat pengalaman dan pengetahuan sebagai pelatih timnas, bahwa Jepang adalah salah satu tim terbaik di dunia,” ujarnya dikutip dari laman Reuters.
Ancelotti menegaskan bahwa Brasil tidak akan meremehkan lawan dan memperlakukan laga ini layaknya partai puncak.
“Kami harus menghormati mereka dan akan mempersiapkan pertandingan seperti final,” imbuhnya.
Di sisi lain, kubu Paraguay menatap laga kontra Jerman dengan optimisme tinggi setelah mencatatkan hasil impresif sepanjang babak kualifikasi.
Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, menyatakan bahwa skuadnya memiliki modal mental yang cukup untuk menumbangkan tim besar seperti Jerman.
“Ini sudah di babak gugur. Bukan penyisihan grup lagi. Kami punya modal mengalahkan Argentina dan Brasil di kualifikasi Piala Dunia. Jadi, kenapa kami tidak bisa mengalahkan Jerman,” ujar Alfaro dikutip dari Reuters.
Sementara itu, arsitek tim Belanda, Ronald Koeman, merasa bahwa pertemuan timnya melawan Maroko terjadi dalam waktu yang kurang tepat.
Koeman menganggap kedua kesebelasan sebenarnya memiliki kualitas yang layak untuk melangkah lebih jauh di kompetisi ini.
“Saya pikir seharusnya kami berdua adalah tim yang melangkah lebih jauh dari 32 besar,” ujar Koeman dikutip dari Reuters.
Menurutnya, intensitas pertandingan di babak gugur ini akan sangat tinggi bagi kedua tim.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat penting dan bagi saya ini datang terlalu cepat di Piala Dunia,” tambah Koeman.
Seluruh mata pencinta sepak bola dunia kini tertuju pada Houston untuk melihat apakah dominasi tim-tim tradisional akan berlanjut atau justru akan lahir kejutan baru dari tim kuda hitam.
Bagan babak gugur yang telah dirilis FIFA menunjukkan bahwa setiap kesalahan kecil dalam 90 menit pertandingan akan berakibat fatal bagi perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.
Para pelatih kini dituntut untuk meracik strategi terbaik demi menghindari eliminasi dini yang memalukan.
Ketangguhan mental pemain di lapangan akan menjadi penentu utama siapa yang berhak melaju ke fase berikutnya.

