Jakarta – Dunia MMA dikejutkan dengan terdepaknya Rinat Fakhretdinov dari UFC, meski memiliki rekor impresif. Juara kelas ringan UFC, Islam Makhachev, angkat bicara mengenai hal ini.
Fakhretdinov, yang bergabung dengan UFC pada 2022, mencatatkan 6 kemenangan dan 1 hasil imbang tanpa pernah terkalahkan. Banyak yang memprediksi dirinya akan menjadi bintang UFC di masa depan.
Namun, secara mengejutkan, UFC memutuskan untuk melepas petarung tersebut.
Makhachev mengakui terkejut dengan kabar ini. Ia menilai Fakhretdinov adalah petarung dengan kemampuan yang mumpuni.
Meski demikian, Makhachev memahami keputusan UFC. Menurutnya, UFC lebih membutuhkan petarung yang bisa “dijual” dan menarik perhatian publik.
“UFC butuh petarung yang bisa menghasilkan uang, sedangkan Rinat hanya datang, bertarung, dan menang,” ujar Makhachev dalam sebuah wawancara di kanal Youtube Ushatayka.
Makhachev menambahkan, petarung MMA modern harus mampu membangun citra diri dan menarik perhatian penggemar.
“Belajarlah bahasa Inggris, belajarlah bagaimana menjual dirimu sendiri, belajarlah bagaimana menarik publik,” sarannya.
Menurut Makhachev, UFC menyukai pertunjukan dan drama, seperti yang biasa ditampilkan dalam gulat profesional (WWE).
Terlepas dari pandangan Makhachev, Fakhretdinov sendiri mengaku tidak khawatir dengan situasinya. Ia menegaskan masih menerima banyak tawaran dari berbagai organisasi MMA lainnya.

