IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

IHSG 2025: Kilas Balik Perjalanan, Rekor, dan Penutupan di 8.646

Jakarta – Pasar modal Indonesia mencatatkan sejarah gemilang di tahun 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup tahun dengan prestasi membanggakan, menunjukkan ketahanan dan transformasi pasar setelah sempat tertekan di awal tahun.

Sepanjang tahun, IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) sebanyak 24 kali dan ditutup di level 8.646 pada akhir tahun.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, mengungkapkan bahwa semester pertama 2025 diwarnai tekanan kuat akibat faktor global dan geopolitik, bahkan sempat menyentuh level terendah di 5.996.

“Terutama ketika Presiden Trump mengumumkan mengenai tarif dagang resiprokal dengan US. Itu yang membuat beberapa kondisi sehingga indeks kita tertekan sampai 5.996,” kata Iman Rachman dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (30/12).

Tekanan itu dipicu kebijakan tarif dagang resiprokal Amerika Serikat, pelemahan nilai tukar rupiah, serta eskalasi konflik di Timur Tengah.

21 Orangutan di Kalteng Alami Gangguan Pernapasan Akibat Karhutla

Menghadapi situasi tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal mengambil langkah cepat dan terukur.

Kebijakan *buyback* saham tanpa RUPS, dialog soliditas, dan penguatan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan pasar menjadi kunci.

Selain itu, penyesuaian regulasi seperti penetapan *trading hub*, pembaharuan aturan *Auto Rejection* Bawah (ARB), hingga penyempurnaan mekanisme perdagangan turut dilakukan.

Paruh kedua 2025 menjadi momentum kebangkitan. Sentimen pasar berbalik positif seiring penurunan suku bunga The Fed tiga kali dan kebijakan pro-pertumbuhan pemerintah di dalam negeri, termasuk injeksi likuiditas Rp 200 triliun yang diperkuat dukungan pembiayaan melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD).

“Dengan adanya penyesuaian atau *adjustment* dari aturan yang dibuat oleh OJK maupun Bursa dan SRO menyebabkan pasar modal kita *rebound* di paruh kedua 2025,” jelas Iman.

DPLK Bank BJB Tingkatkan Literasi Perencanaan Dana Pensiun Masyarakat

BEI juga meluncurkan 10 produk dan layanan baru sepanjang 2025, termasuk *International Carbon Trading*, kontrak berjangka indeks asing, *warrant* terstruktur tipe *put*, perluasan *underlying warrant* terstruktur, serta kehadiran *liquidity provider* untuk saham.

Selain itu, BEI memperluas *underlying Short Selling Restriction* (SSR), membuka format distribusi data dan simulasi kode domisili investor, serta meluncurkan *unsponsored Depository Receipt* (DR) *linkage* bersama Singapore Stock Exchange. BEI juga menerbitkan 3 indeks *co-branded* bersama SMV.

Pada 8 Desember 2025, IHSG mencatatkan ATH di level 8.711, sekaligus mendorong kapitalisasi pasar menembus Rp 16 kuadriliun.

Sepanjang 2025, IHSG mencatat 24 kali rekor tertinggi sepanjang masa, namun juga mengalami *trading halt* sebanyak dua kali.

Menutup tahun 2025, pasar saham Indonesia ditutup di zona hijau pada level 8.646, naik 0,03 persen atau 2.68 poin dengan volume transaksi 38,747 miliar saham dan nilai transaksi Rp 20,039 triliun. Frekuensi transaksi tercatat 2.578.000 kali.

Daftar Saham LQ45 dengan PER Terendah dan Tertinggi 9 September 2026

“Hari ini menjadi momentum refleksi sekaligus bentuk apresiasi kami yang sebesar-besarnya atas dukungan, sinergi dan kontribusi seluruh pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi dalam menghadapi tahun 2025,” pungkas Iman.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

04

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

05

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

06

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

07

Program B50 Resmi Meluncur, Ini Prospek dan Rekomendasi Saham Emiten CPO

08

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

Berita Terbaru