Jakarta, Gonesia.com – Anak usaha Blibli, yakni FAS, kini memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi berbagai jenama yang ingin melakukan ekspansi bisnis secara efisien tanpa harus menanggung beban investasi infrastruktur yang masif.
Perusahaan ini menawarkan solusi operasional komprehensif yang mengandalkan wawasan berbasis data untuk merespons dinamika pasar yang bergerak sangat cepat.
Direktur FAS, Alvin Hadibowo, menyebutkan bahwa pelaku usaha saat ini kerap menghadapi tantangan berupa lonjakan pesanan atau penambahan unit stok yang terjadi secara mendadak.
“Kami hadir agar kapasitas operasional jenama bisa ikut menyesuaikan kebutuhan tersebut secara fleksibel, tanpa mereka harus terus-menerus membangun gudang baru atau menambah tim sendiri,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (25/8).
Menurut dia, membangun kapasitas logistik dan sistem manajemen secara mandiri memerlukan modal besar serta waktu yang panjang.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan sistem tersebut seringkali tidak siap mengejar laju pertumbuhan bisnis yang sangat dinamis.
FAS menjawab tantangan tersebut melalui skema layanan all-in-one enabler solution yang mengelola berbagai skala bisnis lintas industri.
Perusahaan memanfaatkan praktik terbaik dari ekosistem Blibli yang telah beroperasi selama lebih dari 15 tahun.
Dukungan teknologi tersebut diperkuat oleh jaringan 15 gudang strategis yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Sistem ini memungkinkan jenama untuk melakukan scaling up secara cerdas tanpa harus memulai pembangunan infrastruktur dari titik nol.
Melalui layanan FAS Fulfillment, pengelolaan inventori hingga pemrosesan pesanan dapat dilakukan secara terpusat oleh sistem.
Teknologi kecerdasan buatan atau AI dan Machine Learning digunakan untuk menjaga akurasi stok meski transaksi masuk secara bersamaan dari berbagai kanal.
Sistem yang elastis ini dirancang untuk mengikuti ritme bisnis para mitra secara otomatis.
Saat volume transaksi meningkat tajam, kapasitas pemrosesan akan langsung menyesuaikan kebutuhan pasar.
Jenama tetap dapat melayani pelanggan secara optimal saat peak season tanpa perlu menyewa gudang tambahan atau merekrut staf permanen baru.
Layanan ini juga terintegrasi langsung dengan FAS Enabler untuk manajemen e-commerce multikanal.
Selain itu, terdapat FAS Distribution yang berfungsi memperluas jangkauan jenama ke pasar luring atau offline.
Integrasi ini memungkinkan pelaku bisnis mengelola seluruh perjalanan operasional dari satu pintu yang terpadu.
Dampak dari pendekatan ini telah terbukti signifikan melalui pencapaian para mitra di berbagai sektor industri.
Di kategori kecantikan, FAS tercatat berhasil membantu mitra mendongkrak volume pesanan hingga 5,8 kali lipat dalam lima bulan.
Pada sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG), solusi yang diberikan mampu memangkas waktu pemrosesan pesanan hingga 70 persen.
Angka pembatalan transaksi di sektor tersebut juga berhasil ditekan hingga mencapai 35 persen.
Keberhasilan ini menjadi indikator bahwa kesiapan operasional adalah kunci utama dalam mengeksekusi lonjakan permintaan.
FAS kini memperluas jangkauan layanannya ke berbagai kategori produk, mulai dari gawai, elektronik rumah tangga, hingga fesyen.
“Melalui dukungan operasional yang adaptif, fokus kami adalah mendampingi brand dalam mengubah setiap lonjakan tren menjadi pertumbuhan bisnis jangka panjang,” tutur dia.
Informasi lebih lanjut mengenai ekosistem dan solusi bisnis FAS dapat diakses melalui situs resmi perusahaan.


