Sport

Eddie Howe Ungkap Hubungan dengan Isak Usai Rumor Transfer Liverpool

Newcastle – Pelatih kepala Newcastle United, Eddie Howe, blak-blakan mengakui hubungannya dengan mantan penyerangnya, Alexander Isak, menjadi “rumit” setelah striker Swedia itu menolak bermain untuk memaksakan kepindahannya ke Liverpool dengan rekor transfer 130 juta poundsterling. Pengakuan ini muncul pasca-transfer dramatis Isak ke Anfield pada batas akhir bursa transfer.

Isak absen dalam tur pramusim Newcastle ke Singapura dan Korea Selatan, bahkan berlatih secara terpisah dari tim. Langkah ini dilakukan striker berusia 25 tahun itu untuk mewujudkan keinginannya bergabung dengan The Reds, sebelum akhirnya kepindahan tersebut terwujud. Isak kini sudah terlihat berlatih bersama skuad Liverpool asuhan Arne Slot setelah jeda internasional.

Berbicara menjelang laga The Magpies melawan Wolves, Howe awalnya menyatakan bahwa ia selalu memiliki hubungan yang sangat baik dengan Isak. “Alex (Isak) dan saya selalu memiliki hubungan yang sangat baik. Saya senang bekerja dengannya dan saya harap dia senang bekerja sama dengan kami,” ungkap Howe.

Pelatih berusia 47 tahun itu menambahkan, hubungan mereka saling menguntungkan. “Kami membantunya menjadi pemain (bintang) seperti sekarang dan dia membantu kami sebagai tim mencapai beberapa kesuksesan yang luar biasa. Dia adalah bagian dari tim yang sangat sukses,” jelas Howe.

Namun, Howe tak menampik bahwa ada titik balik signifikan yang mengubah dinamika hubungan mereka. “Saat dia mogok kerja, hubungan kami memang berubah. Saya pikir itu mungkin titik balik dalam hubungan kami,” tegasnya.

Persib Bandung Resmi Datangkan Balsa Sekulic Gantikan Andrew Jung

Sejak saat itu, komunikasi antara keduanya menjadi semakin sulit. “Komunikasi kami menjadi semakin rumit sejak saat itu. Saya tidak akan membahasnya lebih detail lagi,” tambah juru taktik asal Inggris tersebut.

Pasca-kepergian Isak dari St James’ Park, Newcastle United bergerak cepat merekrut dua penyerang baru. Mereka mendatangkan wonderkid Jerman, Nick Woltemade, dari VfB Stuttgart seharga 69 juta poundsterling, serta striker Brentford, Yoanne Wissa, dengan nilai 55 juta poundsterling.

Ketika ditanya mengenai debut kedua penyerang anyar tersebut, Howe memberikan jawaban bijak. Ia menyadari tantangan untuk tidak membandingkan rekrutan baru dengan Isak yang telah menjadi bintang.

“Saya rasa mustahil untuk mencari pengganti Alex (Isak) secara instan. Tidak ada pemain lain seperti Alex, dia benar-benar unik,” kata Howe. Ia menekankan pentingnya bagi tim untuk tidak membandingkan siapa pun yang didatangkan sebagai pengganti Isak.

“Setiap pemain yang datang adalah individu yang unik dan memiliki kekuatan serta kelemahan masing-masing. Akan ada proses di mana kami harus menyesuaikan diri dengan mereka, begitu pula sebaliknya,” pungkas Eddie Howe.

Evaluasi Performa Timnas Voli Putri Indonesia di AVC U18 2026

Komentar