Padang – Sebuah kebakaran menghanguskan gudang di kawasan permukiman padat Banuaran, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (12/5) sore. Peristiwa itu sempat menimbulkan kepanikan warga karena api muncul di lingkungan yang berhimpitan dengan akses jalan sempit.
Api diketahui berasal dari gudang di lantai dua rumah milik seorang warga lanjut usia. Warga yang melihat asap tebal dan kobaran api segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang pada pukul 18.01 WIB.
Petugas bergerak cepat ke lokasi. Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengatakan armada langsung diberangkatkan dua menit setelah laporan diterima.
“Dua menit setelah laporan masuk, armada langsung berangkat ke lokasi kejadian,” kata Rinaldi, Selasa (12/5).
Sebanyak enam unit armada dan 60 personel dikerahkan untuk menjinakkan api sekaligus mencegah si jago merah merembet ke rumah warga lain. Meski objek yang terbakar hanya berukuran sekitar 3×3 meter persegi, kondisi bangunan yang berdekatan membuat potensi penyebaran api cukup besar.
Berdasarkan keterangan saksi, kobaran pertama kali terlihat dari lantai dua bangunan disertai asap pekat. Rinaldi menyebut sedikitnya tiga bangunan di sekitar lokasi terancam terdampak jika api tidak segera dikendalikan. Area yang diperkirakan bisa terkena imbas mencapai sekitar 25×20 meter persegi.
“Situasi di lokasi padat perumahan, ramai masyarakat, akses jalan sempit,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Rumah tersebut dihuni tiga kepala keluarga dengan total 11 orang. Pemilik rumah diketahui bernama Irlaili, 73 tahun, seorang ibu rumah tangga.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp40 juta. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

